INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus mempercepat langkah transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati HST Samsul Rizal saat membuka kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building (CB) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2026 di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan strategis tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten HST, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, pimpinan Bank Kalsel Cabang Barabai, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) HST, para kepala perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam percepatan digitalisasi daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menegaskan bahwa digitalisasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus diwujudkan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut pemerintah daerah untuk beradaptasi dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, melalui TP2DD, Pemkab HST secara konsisten mendorong penerapan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, baik pada sektor penerimaan maupun pengeluaran daerah.
“Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” tegas Samsul Rizal di hadapan peserta kegiatan.
Ia menjelaskan, penerapan transaksi elektronik merupakan langkah strategis yang memiliki dampak luas terhadap peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Selain mampu meminimalkan potensi kesalahan administrasi, sistem digital juga dinilai dapat mempercepat pelayanan publik dan mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara BPKPD Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan Bank Kalsel terkait implementasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI). Kerja sama ini menjadi salah satu tonggak penting dalam modernisasi sistem pengelolaan keuangan daerah.

Bupati HST menyambut positif kolaborasi tersebut dan berharap penerapan KKI dapat memberikan berbagai manfaat, mulai dari peningkatan efisiensi penggunaan anggaran, percepatan proses administrasi keuangan, hingga penguatan akuntabilitas dan transparansi dalam setiap transaksi pemerintah daerah.
“Pemanfaatan Kartu Kredit Indonesia merupakan bagian dari upaya modernisasi tata kelola keuangan daerah yang sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan transformasi digital yang sedang kita jalankan,” ujarnya.
Selain penguatan sistem dan teknologi, Samsul Rizal juga menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung keberhasilan digitalisasi. Menurutnya, transformasi digital tidak akan berjalan optimal tanpa didukung aparatur yang memiliki kemampuan dan pemahaman yang memadai terhadap sistem digital yang diterapkan.
Karena itu, kegiatan Capacity Building dinilai sangat penting sebagai sarana peningkatan kompetensi aparatur pemerintah daerah. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta saling berbagi pengalaman terkait penerapan transaksi non-tunai dan digitalisasi layanan pemerintahan.
Lebih jauh, Bupati HST mengajak seluruh kepala perangkat daerah untuk menjadikan digitalisasi sebagai budaya kerja baru di lingkungan pemerintahan. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat, mudah, transparan, dan berkualitas.
“Digitalisasi harus menjadi bagian dari budaya kerja kita. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, pelayanan publik akan semakin efektif dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” katanya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, Bank Kalsel, serta seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dan mendukung percepatan serta perluasan digitalisasi daerah di Bumi Murakata.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab HST optimistis transformasi digital dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan serta kesejahteraan masyarakat.
Di akhir acara, Bupati Samsul Rizal secara resmi membuka kegiatan High Level Meeting dan Capacity Building TP2DD Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang modern, transparan, dan berbasis digital. (s3/iniberita).
