Dirut PT Bangun Banua Buka Data Kinerja: Pendapatan Melonjak Hampir Dua Kali Lipat

oleh -471 Dilihat
Teks foto.Direktur Utama PT Bangun Banua Kalimantan Selatan Afrizaldi, saat keterangan kepada wartawan.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bangun Banua Kalimantan Selatan menggelar dialog terbuka bersama puluhan jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Selatan, dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Selatan di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata PT Bangun Banua dalam memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi publik, sekaligus menjawab berbagai sorotan serta stigma yang selama ini melekat terhadap perusahaan milik daerah tersebut.

Direktur Utama PT Bangun Banua Kalimantan Selatan Afrizaldi menegaskan, bahwa manajemen sengaja membuka ruang dialog dengan insan pers, agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai kondisi perusahaan, mulai dari sistem kerja, tata kelola, hingga perkembangan kinerja usaha.

“Kami ingin membuka informasi seluas-luasnya sehingga berbagai stigma negatif terhadap PT Bangun Banua dapat dijawab secara terbuka. Memang belum seluruh pembenahan selesai dilakukan, tetapi kami ingin memulai langkah yang lebih baik untuk membawa perusahaan ini menjadi lebih profesional,” ujarnya.

Menurut Afrizaldi, transparansi merupakan fondasi utama dalam membangun kembali kepercayaan publik terhadap PT Bangun Banua. Karena itu, berbagai informasi mengenai aktivitas bisnis, sistem keuangan, hingga tata kelola perusahaan kini mulai dibuka secara luas.

“Bisnis-bisnis yang dijalankan Bangun Banua sudah kami buka kepada publik, bagaimana sistem keuangannya dan bagaimana tata kelola perusahaan berjalan. Langkah ini kami lakukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan daerah,” katanya.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi juga menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan investor dan mitra usaha yang ingin menjalin kerja sama dengan PT Bangun Banua.

“Kami berharap dialog seperti ini dapat terus dilaksanakan. PT Bangun Banua akan selalu terbuka kepada rekan-rekan media agar seluruh informasi dapat tersampaikan kepada masyarakat tanpa ada yang ditutup-tutupi,” ucapnya.

Dalam dialog tersebut, Afrizaldi juga menanggapi isu yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan kedekatannya dengan Gubernur Kalimantan Selatan yang disebut-sebut menjadi alasan dirinya dipercaya memimpin PT Bangun Banua.

Menurutnya, tudingan tersebut justru menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk membuktikan bahwa perusahaan dikelola secara profesional dengan mengedepankan hasil kerja, bukan kedekatan politik.

“Isu yang paling sering muncul adalah adanya KKN karena saya dianggap dekat dengan gubernur sehingga ditempatkan di posisi ini. Itu menjadi tantangan bagi saya untuk membuktikan bahwa saya datang ke PT Bangun Banua untuk bekerja secara profesional. Berhasil atau tidak, tentu akan dijawab melalui kinerja perusahaan,” tegasnya.

Afrizaldi mengungkapkan, selama satu tahun terakhir PT Bangun Banua berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan yang cukup signifikan. Pendapatan perusahaan yang sebelumnya sekitar Rp5 miliar kini meningkat menjadi Rp9,1 miliar atau hampir dua kali lipat, meski masih berasal dari sektor usaha yang sama.

Capaian tersebut, lanjutnya, menjadi bukti bahwa upaya pembenahan manajemen mulai menunjukkan hasil positif.Ke depan, PT Bangun Banua menargetkan pembentukan anak perusahaan baru pada 2027 sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis.

Langkah ini diharapkan mampu memperluas lini usaha, meningkatkan daya saing perusahaan, sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Selatan.(benk/iniberita)