Saiful Arif Minta Petugas Pantau Medsos, Karhutla Harus Dideteksi Sebelum Meluas

oleh -339 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BALANGAN – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Balangan, tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan personel dan sarana prasarana. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Balangan Saiful Arif  minta petugas memperkuat sistem deteksi dini, salah satunya dengan aktif memantau informasi yang beredar di media sosial.

Dorongan tersebut disampaikan Saiful Arif usai menghadiri apel pasukan dan sarana prasarana (Sapras) kesiapsiagaan Karhutla yang digelar Pemerintah Kabupaten Balangan di Kompleks Perkantoran Tugu Maritam, Rabu (12/8/2026).

Menurut Saiful Arif, perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial membuat informasi mengenai suatu kejadian dapat tersebar dalam waktu sangat cepat. Kondisi tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan petugas sebagai sumber informasi awal untuk mengetahui adanya potensi maupun kejadian Karhutla di lapangan.

“Pantau selalu media sosial. Masyarakat lebih cepat memberikan informasi daripada melaporkan kepada petugas,” ujarnya.

Ia menegaskan, kecepatan mendapatkan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan Karhutla. Titik api yang diketahui sejak awal akan memungkinkan petugas bergerak lebih cepat sebelum api membesar dan meluas ke kawasan lainnya.

Karena itu, Saiful Arif mendorong agar informasi dari masyarakat, termasuk unggahan di media sosial, tidak diabaikan. Informasi tersebut dapat menjadi bahan bagi petugas untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi di lapangan.

“Jangan sampai informasi sudah ramai di media sosial, tetapi petugas justru terlambat mengetahui. Deteksi dini harus menjadi perhatian,” tegasnya.

Di sisi lain, Saiful Arif menilai pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan. Peran masyarakat juga sangat menentukan, terutama dalam mencegah aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.

Menurutnya, edukasi dan kampanye pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran masyarakat semakin kuat terhadap dampak Karhutla terhadap lingkungan maupun aktivitas warga.

“Kampanye pencegahan Karhutla dan bangun kepedulian masyarakat,” pungkasnya.

Saiful Arif juga mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh peserta apel yang terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Balangan. Ia berharap kesiapan personel maupun sarana prasarana tersebut benar-benar diikuti dengan respons cepat ketika ditemukan potensi kebakaran.

Dengan memperkuat pemantauan informasi, meningkatkan kesiapsiagaan petugas, serta melibatkan masyarakat dalam pencegahan, ancaman Karhutla di Kabupaten Balangan diharapkan dapat ditekan dan ditangani sedini mungkin. (iwn/iniberita)