INIBERITA.id, BALANGAN– Wakil Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, turun langsung menyambangi Pasar Paringin untuk menyerap aspirasi para pedagang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program Sambangi dan Pungut Aspirasi Masyarakat (SAPU AMAS), Rabu (12/8/2026).
Dalam kunjungannya, Saiful Arif mendengarkan sejumlah keluhan pedagang dan pengelola pasar. Persoalan yang mencuat di antaranya kondisi Pasar Paringin yang dinilai semakin sepi dari pengunjung serta adanya sejumlah jenis komoditas usaha yang belum diperbolehkan untuk dijual di kawasan pasar.
Wakil Ketua Pengurus Pasar Paringin, Syarkawi, berharap pemerintah dapat menghadirkan program yang mampu kembali menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan berbelanja di pasar tersebut.
“Saya berharap ada sebuah program dari pemerintah yang bisa membuat pengunjung datang dan berminat untuk ke Pasar Paringin,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Budi, salah seorang pedagang toko olahraga. Ia berharap berbagai kegiatan atau event dapat digelar di kawasan Pasar Paringin untuk meningkatkan kunjungan masyarakat.
“Jika ada sebuah event di Pasar Paringin tentu akan menarik pengunjung. Untuk urusan membeli atau tidak nanti dulu, yang penting pasar ramai,” ungkapnya.
Ada juga salah satu pedagang, menyampaikan persoalan lain yang dihadapinya. Ia mengaku hingga saat ini belum mendapatkan izin untuk membuka usaha kedai kopi di Pasar Paringin.
“Menurut UPT Pasar Paringin, jenis jualan kedai kopi tidak diperbolehkan. Seharusnya ada inovasi dari instansi terkait untuk meramaikan kegiatan jual beli di pasar tersebut,” bebernya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Saiful Arif menyatakan siap membawa dan memperjuangkan persoalan yang disampaikan para pedagang kepada pihak terkait.
Menurutnya, kondisi pasar yang ramai merupakan kepentingan bersama karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha dan pendapatan para pedagang.
Melalui program SAPU AMAS, ia ingin memastikan keluhan masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga dicarikan solusi melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Kita akan tampung semua aspirasi ini dan kita carikan solusi bersama. Pasar merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga harus terus kita dorong agar kembali ramai dan memberikan manfaat bagi para pedagang,” tegasnya.(iwn/iniberita).
