Banjarmasin Targetkan Penurunan Angka Stunting Tertinggi se Kalsel

oleh -472 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Kepala Bappeda Litbang Kota Banjarmasin, Ahmad Syauqi menghadiri serta memaparkan, terhadap capaian Kota Banjarmasin pada kegiatan Penilaian 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten/ Kota se Kalimantan Selatan (Kalsel) yang berlangsung di Ruang Rapat Syahrir, Banjarbaru. Selasa (23/5/23)

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rozali Anwar dan dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin Helfian Noor, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin M Ramadhan, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Se Kalimantan Selatan beserta staff terkait.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bappeda Litbang Ahmad Syauqi menyebutkan, kota Banjarmasin telah mencapai 20 persen dalam penurunan angka stunting pada tahun 2022 lalu.

“Alhmdulillah untuk tahun 2022 kita sudah mencapai 20% dari 27% dan target kita mudah mudahan ditahun 2023 17% dan 2024 sesuai dengan target itu bisa mencapai 14%,”ujar Ahmad Syauqi.

Ditambahkan Syauqi, pada tahun 2023 yang tengah berjalan, sekarang ada 22 kelurahan yang difokuskan untuk penanganan stunting.

Baca Juga :   Gelar Reses Perdana, Ketua DPRD Rikval Fachruri Siap Kawal dan Perjuangkan Aspirasi Warga

Untuk penanganan di 2023 ini ada 22 kelurahan dan mudah-mudahan bisa fokus di 22 kelurahan ini.

Dinas PPKBPM untuk penanganan stunting, sudah memberikan makanan tambahan kepada posyandu mereka juga bekerja sama dengan berbagai posyandu kepentingan, CSR dan dana dari APBD.

“Bahkan Pak Wali Kota mewajibkan kepada Kepala SKPD untuk menjadi bapak/ibu anak asuh Stunting dengan memberikan makanan sebesar 450rb perbulan,”tambahnya.(ril/iniberita)

No More Posts Available.

No more pages to load.