Anggota Dit Polairud Polda Kalsel Ikut Carikan Solusi Kelangkaan BBM Tanbu

oleh -23 Dilihat
Foto. Pihak pemerintah daerah melalui SKPD terkait bersama aparat kepolisian setempat dan pihak PT Pertamina serta para nelayan, masyarakat menggelar pertemuan membahas kelangkaan BBM solar di Kabupaten Tanbu.

INIBERITA.id, TANAH BUMBU- Anggota Dit Polairud Polda Kalsel melalui Marnit Batulicin Kapal Polisi (KP) XIII-1010 dan KP XIII-2003 melakukan pertemuan bersama warga nelayan untuk ikut membahas dan carikan soluai, permasalahan kelangkaan dalak hmendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bio solar, di Gedung 7 Februari Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Jumat (14/10/2022).

Pasalnya, belakangan ini banyak nelayan Pagata mengaku, saat sedang kesulitan untuk mendapatkan BBM bio solar, ketika hendak berlabuh atau pergi mencari ikan kelaut.

Dir Polairud Polda Kalsel Kombes Pol Takdir Mattanete, melalui Perwira Pengawas (Pawas) Markas Unit (Marnit) Batulicin AKP Sunarjo mengungkapkan, dalam pertemuan membahas kelangkaan tentang BBM solar yang terjadi di Batulicin, dihadiri Polairud Polda KalselĀ  Kapal Polisi (KP) XIII – 1010 dan Kapal Polisi XIII – 2003 ), Polairud Polres Tanah Bumbu, Bhabinkamtibmas Kusan Hilir.

Serta anggota Polsek Pagatan, Angkatan Laut Kotabaru, PT Pertamina, Dinas ketahanan pangan Tanah bumbu, Dinas Perikanan Tanah Bumbu, Camat Kusan Hilir dan para nelayan dari Batulicin, Kusan Hulu, Kusan Hilir dan Pagatan untuk mencari solusi dari kelangkaan BBM, sekaligus membantu nelayan, agar bisa beraktivitas kembali para nelayan tersebut.

Baca Juga :   Tim Catur PWI Kalsel Merebut Medali Emas Porwanas XIII Malang 2022

“Maksud dan tujuan pertemuan ini untuk membahas permasalahan dan solusi Pengadaan BBM untuk Nelayan di Wilayah Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkapnya.kepada media, Jumat (14/10/22).

Perlu diketahui kata AKP Sunarjo, sulitnya para nelayan untuk mendapatkan BBM solar tersebut, dikarenakan adanya permasalahan di SPBN.

Oleh karena itu, pihak PT Pertamina memberikan solusi untuk para Nelayan, bisa datang ke SPBU Sungai Cuka dan SPBU Pagatan.

“Untuk mengambil BBM pihak Pertamina meminta Nelayan untuk memperlihatkan Surat Rekom, Surat Kapal dan Keanggotaan / Komunitas Nelayan di wilayah pagatan dan tanah bumbu,” katanya.

Lebih lanjut ujarnya, dalam kegiatan tersebut, pihaknya memberikan imbauan kepada nelayan untuk tidak menyalahgunakan BBM, dimana saat terjadi kelangkaan.

“Terlebih lagi BBM solar ituuntuk kepentingan pribadi,”ujarnya.(ridho/iniberita)

No More Posts Available.

No more pages to load.