Bupati Samsul Rizal Ajukan Sekolah Terintegrasi, Pemkab HST Perkuat Sinergi dengan Kemdikdasmen

oleh -1402 Dilihat
Teks foto. Bupati HST Samsul Rizal audiensi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan PAUD Dikdasmen Kemdikdasmen RI.

INIBERITA.id, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus mendorong penguatan sektor pendidikan melalui audiensi strategis dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) RI, Selasa (14/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati HST Samsul Rizal berdiskusi langsung dengan Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD Dikdasmen, Dr. Eko Susanto. Audiensi turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan HST Muhammad Anhar, Ketua Komisi I DPRD HST Yajid Fahmi, Kabid Sarpras Bayhakie Novie, serta Tenaga Ahli Bupati Muhammad Imam Satria Jati.

Bupati Samsul Rizal menyampaikan bahwa pertemuan ini membahas sejumlah agenda strategis, salah satunya tindak lanjut pengajuan pembangunan Sekolah Terintegrasi di HST. Program ini mengusung konsep penggabungan jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA dalam satu kawasan.

“Pemkab HST telah mengajukan permohonan pembangunan Sekolah Terintegrasi dengan pola konsolidasi sejak Maret 2026,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga memaparkan kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak banjir pada periode Desember 2025 hingga Februari 2026. Tercatat sebanyak 23 satuan pendidikan terdampak, terdiri dari 7 PAUD, 14 SD, dan 2 SMP.

“Sebagian sekolah telah direvitalisasi melalui dukungan APBD tahun 2025,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan HST Muhammad Anhar menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemdikdasmen dalam program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan. Ia menyebutkan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah berhasil mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan.

“Melalui dukungan Kemdikdasmen dan APBD HST tahun 2025, revitalisasi telah dilakukan pada 66 satuan pendidikan, terdiri dari 10 PAUD, 17 SD, dan 39 SMP,” ungkapnya.

Ia menambahkan, upaya tersebut turut berdampak pada peningkatan Indeks Rapor Pendidikan HST, dari 85,87 menjadi 88,19. Capaian ini mendekatkan target daerah menuju predikat Tuntas Utama dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan.

“Semoga target tersebut dapat tercapai pada tahun ini,” harap Anhar.
Dalam kesempatan yang sama, pihaknya juga menanyakan kejelasan kelanjutan program revitalisasi sarpras sekolah tahun 2026. Berdasarkan data dashboard, HST mendapatkan alokasi sebanyak 119 satuan pendidikan.

Menanggapi hal itu, Kemdikdasmen menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah, termasuk di HST, akan tetap berlanjut dan dilakukan melalui proses verifikasi bertahap. Namun untuk sementara, pemerintah pusat masih memprioritaskan penanganan ribuan sekolah terdampak bencana di wilayah Sumatera, khususnya Aceh.

Dengan audiensi ini, Pemkab HST berharap sinergi dengan pemerintah pusat semakin kuat guna mempercepat pembangunan dan pemerataan kualitas pendidikan di daerah.(s3/iniberita)