INIBERITA.id, BANJARMASIN – Aspirasi warga kembali mengemuka dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 anggota DPRD Kota Banjarmasin daerah pemilihan (dapil) Banjarmasin Utara, Zainal Hakim. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (4/4/2026) di Jalan Padat Karya, Komplek Herlina Perkasa Blok Mutiara 4 RT 058 RW 04, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan mendesak di wilayah mereka.
Dalam pertemuan tersebut, Zainal Hakim menegaskan bahwa reses kali ini merupakan bagian dari agenda tahap ketiga masa sidang I tahun 2026. Selain menyerap aspirasi, ia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mensosialisasikan penanganan sampah kepada masyarakat, dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat. Oleh karena itu, edukasi terkait pemilahan sampah menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kesadaran masyarakat agar mulai memilah sampah dari rumah. Paling tidak, warga Sungai Andai bisa berkontribusi dalam mengurangi persoalan sampah yang menjadi masalah bersama,” ujarnya.
Tak hanya soal lingkungan, isu infrastruktur juga menjadi sorotan utama warga. Salah satu yang paling disuarakan adalah penyelesaian pembangunan Jembatan Cemara Ujung Sungai Andai (Cusa), yang hingga kini belum rampung.
Warga menilai, keberadaan jembatan tersebut sangat vital untuk mengurai kemacetan yang kian parah di kawasan Sungai Andai.
Zainal Hakim mengakui bahwa proyek tersebut saat ini masih dalam penanganan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Ia optimistis, pada tahun 2026 ini proyek tersebut dapat diselesaikan sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.
Selain jembatan Cusa, rencana pelebaran Jalan AMD juga turut menjadi perhatian. Kedua proyek tersebut dinilai sangat strategis dalam mengatasi kepadatan lalu lintas yang terus meningkat di wilayah tersebut.
“Program ini sudah masuk dalam perencanaan. Harapannya, tahun 2026 bisa terealisasi, khususnya jembatan Cusa yang kita targetkan selesai tahun ini agar masyarakat bisa segera menikmati hasil pembangunan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua RT 54 Kelurahan Sungai Andai, Doddy, menyampaikan harapan besar masyarakat agar penyelesaian proyek jembatan Cusa dapat dipercepat. Ia menilai, kondisi lalu lintas di wilayahnya semakin hari semakin padat dan kerap menimbulkan kemacetan panjang.
“Kami berharap pembangunan jembatan ini bisa segera diselesaikan. Warga sudah lama menunggu karena kemacetan di sini semakin parah,” ujarnya.
Doddy juga meminta kepada Zainal Hakim untuk terus mengawal dan mendorong percepatan penyelesaian proyek tersebut, mengingat hingga saat ini masih terdapat berbagai kendala di lapangan.
“Kami sangat berharap dukungan dari DPRD agar proyek ini tidak terus tertunda. Warga ingin segera merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Reses ini pun menjadi bukti, bahwa persoalan infrastruktur dan lingkungan masih menjadi dua isu utama yang dirasakan langsung oleh masyarakat Sungai Andai. Harapan besar kini tertuju pada realisasi program pemerintah di tahun 2026, agar berbagai persoalan yang selama ini membebani warga dapat segera teratasi.(silvi/iniberita).
