DPKP Kalsel Perketat Pengawasan Pangan MBG, Sampel Uji Laboratorium Dinyatakan Aman

oleh -1616 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARBARU – Suasana aktivitas para petugas di dapur pengolahan Makan Bergizi Gratis (MBG) atau SPPG di Kalimantan Selatan tampak sibuk. Selain memastikan proses memasak sesuai standar, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan, melalui Bidang Ketahanan Pangan juga terus melakukan pengawasan ketat terhadap keamanan pangan program tersebut.

Pengawasan tidak hanya dilakukan melalui pendampingan teknis di lapangan, tetapi juga dengan pengambilan rutin sampel bahan pangan segar yang digunakan di dapur MBG. Bahan pangan seperti sayuran, bawang, dan sejumlah komoditas lainnya diuji menggunakan metode rapid test untuk mendeteksi potensi residu kimia atau pestisida.

Kepala DPKP Kalsel Syamsir Rahman, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono, menjelaskan bahwa hasil pengujian cepat menunjukkan adanya kandungan pestisida, tetapi masih dalam batas aman untuk dikonsumsi.

“Untuk memastikan akurasi, kami juga mengirim sampel ke laboratorium Angler di Surabaya yang bertaraf internasional,” ujarnya, Kamis (20/11/2025) dan Minggu (23/11/2025).

Dari hasil pemeriksaan laboratorium, seluruh bahan pangan yang digunakan di dapur MBG dinyatakan aman dikonsumsi, terutama oleh anak-anak yang menjadi penerima manfaat program tersebut.

Baca Juga :   Balap Liar Merajalela di Banjarmasin Selatan, DPRD Dorong Pita Getar dan Pos Pantau

Saptono menambahkan bahwa meski pemerintah daerah belum memiliki regulasi teknis secara tertulis terkait kewenangan pengawasan MBG, namun instruksi Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan DPKP Kalsel untuk memastikan keamanan pangan, khususnya Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), di seluruh SPPG MBG yang ada di Kalimantan Selatan, termasuk di Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.

Program pengawasan ketat ini diharapkan membuat pelaksanaan MBG semakin terjamin dari sisi keamanan dan kualitas pangan. (adv/iniberita)

No More Posts Available.

No more pages to load.