DPRD Kalsel Terima Aspirasi Massa Aksi, Habib Hasyim Ingatkan Warga Bijak Bermedia Sosial dan Hindari Kegaduhan Digital

oleh -324 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menerima aspirasi yang disampaikan Aliansi Banua Bersatu Lawan Kriminalisasi Digital saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalsel. Dalam kesempatan tersebut, DPRD tidak hanya menyerap tuntutan massa aksi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk semakin bijak, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya, mengatakan kehadiran Komisi I di tengah massa aksi merupakan bentuk komitmen DPRD untuk mendengar langsung berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Menurutnya, isu yang diangkat dalam aksi tersebut berkaitan erat dengan persoalan hukum serta dinamika komunikasi di ruang digital. Karena itu, DPRD merasa perlu hadir untuk memastikan setiap aspirasi diterima dan menjadi perhatian.

“Kita hadir supaya benar-benar menunjukkan bahwa DPRD bersama masyarakat dan mendengarkan apa yang menjadi aspirasi mereka,” ujar Habib Hasyim.

Ia menegaskan, perkembangan teknologi dan media sosial memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Namun, kebebasan tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun keresahan di tengah masyarakat.

Habib Hasyim mengimbau seluruh pengguna media sosial agar memanfaatkan platform digital untuk hal-hal yang positif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Menurutnya, setiap unggahan maupun informasi yang disebarkan harus dipastikan kebenarannya serta tidak mengandung unsur yang dapat memicu konflik atau kegaduhan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan media sosial dengan baik, benar, dan bertanggung jawab. Jangan sampai penggunaan media sosial justru menimbulkan kegaduhan atau meresahkan masyarakat. Setiap pengguna tentu harus bertanggung jawab atas apa yang disampaikan,” tuturnya.

Ia berharap literasi digital masyarakat Kalimantan Selatan terus meningkat sehingga ruang digital dapat menjadi wadah komunikasi yang sehat, produktif, serta mampu memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas daerah.

DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, lanjutnya, akan terus membuka ruang dialog dengan masyarakat dalam menyerap berbagai aspirasi, sekaligus mendorong terciptanya iklim komunikasi publik yang santun dan bertanggung jawab, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. (sop/iniberita)