Jelang Idul Adha, Disperindag Koperasi UKM Sidak Pasar Tradisional

oleh -44 Dilihat
Foto. Petugas gabungan dari Dinas Perdagangan dan Satpol PP Balangan saat melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga menjelang hari raya Idul Adha di Pasar Tradisional, Kecamatan Batumandi.

INIBERITA.id, BALANGAN- Jelang hari raya Idul Adha 1443 H, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga di Pasar Tradisional Kecamatan Batumandi.

“Sidak ke pasar yang kami lakukan untuk memantau harga sekaligus ketersediaan baha pangan pokok yang ada di seluruh Pasar Tradisional di Balangan,” kata Asbit Penjamin Mutu Produk dari Disperindag Koperasi dan UKM.Selasa (28/6/22).

Menurut Asbit, bahan pangan pokok yang mencakup 16 pangan pokok tersedia dan cukup, kemudia ketersediaan minyak goreng kemasan serta curah di pasar tradisional juga cukup.

Berdasarkan hasil sidak yang dilakukan hari ini, ditemukan ada bahan pangan pokok yang mengalami kenaikan harga, seperti cabai merah yang harga normal biasanya 40 ribu, menjelang Idul Adha naik menjadi Rp 70 ribu, sedangkan untuk ayam potong dari harga Rp28 ribu naik Rp30 ribu per kilogramnya.

“Memang ada beberapa faktor yang mengakibatkan harganya menjadi melambung tinggi, akibat faktor cuaca dan penyakit tanaman. Sedangkan untuk beberapa barang pangan pokok yang lainnya mengalami kenaikan tetapi tidak signifikan hanya naik antara Rp2 ribu sampai Rp3 ribu yaitu seperti telur dan minyak curah,” ujarnya.

Baca Juga :   DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Raparda APBD Tahun 2023 Pemkap Balangan

Sementara itu, salah satu pedagang Misdi mengungkapkan, kenaikan harga paling signifikan terjadi di sejumlah jenis cabai.

Cabai rawit semula pada kisaran harga Rp100 ribu naik menjadi Rp130-150 ribu per kilogramnya,

Cabai keriting awalnya Rp50 ribu naik menjadi Rp90 ribu per kilogramnya dan cabai tiung dari Rp60 ribu naik Rp100 ribu per kilogramnya.

“Kami sangat mengeluhkan keadaan ini, karena para pembeli berkurang dari sebelumnya. Ini saja kami menjual dengan keuntungan yang tipis,” ungkapnya.(wan/iniberita)

No More Posts Available.

No more pages to load.