Komisi I DPRD Kalsel Gelar RDP dengan BPBD, Bahas Penanganan Banjir dan Kesiapsiagaan Daerah

oleh -1658 Dilihat
Foto Istimewa.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (7/1/2026). Rapat yang berlangsung di ruang rapat Komisi I DPRD Kalsel tersebut secara khusus membahas perkembangan terkini serta langkah-langkah strategis penanggulangan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

RDP dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, dan dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra beserta jajaran. Pertemuan ini bertujuan untuk memperoleh informasi komprehensif mengenai kondisi kebencanaan di lapangan, sekaligus mengevaluasi upaya penanganan yang telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Dalam rapat disampaikan bahwa status kebencanaan di Kalimantan Selatan secara umum masih berada pada status Siaga. Meski demikian, Kabupaten Balangan telah memasuki masa transisi dari status tanggap darurat menuju status Siaga, seiring dengan berangsur terkendalinya kondisi banjir di wilayah tersebut.

Habib Hamid Bahasyim menegaskan, meskipun terdapat penurunan status kebencanaan di beberapa daerah, kewaspadaan tidak boleh dikendurkan. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan kesiapsiagaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Penanganan banjir harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Koordinasi antarinstansi sangat penting agar respons di lapangan berjalan cepat dan tepat,” tegasnya.

Sementara itu, Ronny Eka Saputra menjelaskan bahwa BPBD Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan pemantauan intensif di daerah-daerah rawan banjir. Kesiapan personel, peralatan, serta dukungan logistik terus dioptimalkan guna memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

Ronny juga mengungkapkan bahwa pada Kamis (8/1/2026), Wakil Presiden Republik Indonesia dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjar dan Kabupaten Balangan untuk meninjau langsung kondisi penanganan banjir di lapangan. Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus mendorong percepatan pemulihan di wilayah terdampak bencana.

Melalui RDP ini, Komisi I DPRD Kalsel berharap upaya penanggulangan banjir di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih terkoordinasi, terencana, dan efektif, sehingga mampu memberikan perlindungan maksimal bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.(sop/iniberita).