INIBERITA.id, BANJARMASIN- Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menggelar kampanye konsumsi ikan melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), sebagai langkah strategis menekan angka stunting di Kota Seribu Sungai.
Program Gemarikan ini, menyasar kalangan anak-anak sekolah sebagai target utama. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kantor Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) kota Banjarmasin. Rabu (13/5/2025).
Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR mengungkapkan, bahwa konsumsi ikan yang terpenting adalah dibiasakan sejak dini. Dalam program ini, bukan hanya mendorong pola makan sehat, melainkan bagian langkah strategis menekan angka stunting di Kota Banjarmasin.
“Kita ingin anak-anak terbiasa makan ikan karena kandungan proteinnya tinggi. Ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk menurunkan kasus stunting di Banjarmain,” ungkap Yamin usai kegiatan.
Kampanye Gemarikan ini Kata Yamin, diisi dengan pembagian olahan ikan gratis, edukasi gizi, hingga lomba memasak menu berbahan dasar ikan. Pemko Banjarmasin berharap gerakan ini, menjadi budaya makan sehat yang berkelanjutan di masyarakat.
“Untuk memenuhi standar asupan gizi yang dianjurkan. Melalui program ini, pemerintah optimistis angka stunting dapat ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan,”katanya.
Sementara itu, Kepala DKP3 kota Banjarmasin Yuliansyah Effendi menjelaskan, dalam program ini merupakan inisiatif nasional yang telah dijalankan, sejak tahun 2004 oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan,
Berkaitan dengan itu, bahwa Pemko Banjarmasin komitmen terus mendukung implementasi program di tingkat daerah, difokus utama pada program ini kepada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
“Kebiasan mengonsumsi ikan perlu ditanamkan sejak dini karena ikan mengandung zat gizi penting, termasuk omega 3 yang berperan besar dalam perkembangan otak dan tubuh anak,” jelasnya.(silvi/iniberita).
