INIBERITA.id, BANJARMASIN – Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian bagi Koperasi Kelurahan Merah Putih angkatan pertama. Kegiatan yang merupakan bagian dari penguatan gerakan koperasi ini digelar di Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Senin (3/11/2025).
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri, Kepala Diskopumker Kota Banjarmasin Isa Ansari, serta jajaran pejabat terkait.
Wali Kota Banjarmasin menegaskan bahwa Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari program Koperasi Merah Putih yang kini mulai berjalan di berbagai kelurahan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan para pengurus memahami manajemen dan mekanisme pengelolaan koperasi secara benar dan berkelanjutan.
“Kita ingin pengurus koperasi merah putih bisa mengerti dalam pengelolaannya nanti,”tegas Yamin.
Yamin mengungkapkan, hingga saat ini telah berdiri 54 koperasi Merah Putih yang tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Banjarmasin. Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan pemerintah kota terhadap program Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong optimalisasi ekonomi kerakyatan melalui gerakan koperasi.
“Koperasi dapat menjadi wadah untuk menyalurkan berbagai produk dan program pemerintah secara lebih efektif. Kami ingin manajemen koperasi berjalan profesional, transparan, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Diskopumker Kota Banjarmasin Isa Ansari menjelaskan, bahwa Bimtek ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pengurus dan pengawas koperasi, terutama dalam aspek kelembagaan dan teknis perkoperasian.
“Konsep dasar dari koperasi Kelurahan Merah Putih adalah dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Karena itu pemahaman yang merata sangat penting bagi pengurus dan pengawas,”jelas Isa.
Ia menambahkan, pengembangan koperasi dilakukan secara bertahap, mulai dari penguatan kelembagaan dan keanggotaan, kemudian pengembangan unit usaha, hingga perluasan jaringan ekonomi di tingkat lokal.
“Dengan tahapan ini, diharapkan koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan,”tambahnya.(silvi/iniberita).





