Pemko Banjarmasin Prioritaskan Perbaikan Sanitasi Di Kelurahan  

oleh -2101 Dilihat
Teks foto. Wakil Walikota Banjarmasin HJ Ananda berikan sambutan sosialisasi berbasis masyarakat bidang sanitasi, dilaksanakan di Hotel Ratta In Banjarmasin.

INIBERITA.id, BANJARMASIN-  Guna untuk mewujudkan target nasional akses sanitasi aman, sebesar 15 persen pada 2029 akan datang, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin,mem prioritaskan perbaikan sanitasi di kelurahan pada 2025 ini.

Berkaitan dengan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin mengglar sosialisai program fisik infrastruktur berbasis masyarakat bidang sanitasi, dilaksanakan di Hotel Ratta In Banjarmasin. Rabu (4/6/2025).

Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda mengungkapkan, bahwa sanitasi tersebut selain sampah, limbah juga merugikan masyarakat kota banjarmasin, dengan demikian sosialisasi sanitasi ini dinilainya sangat penting.

Karena jika hanya memikirkan infrastruktur saja, tidak akan berhasil akan tetapi harus ada kesadaran masyarakat tersendiri, maka dari itu pembangunan adanya sanitasi dengan berbasis pada komunitas .

“Kami mengharapkan para peserta dari masyarakat dan kelurahan-kelurahan yang di undang dari 10 kelurahan, ini sangat penting untuk di benahi sanitasi ini tersebut. Dan juga berharap tidak hanya para yang di undang saja akan tetapi seluruh masyarakat agar menjaga lingkungan kita sekitar nya dan terkhusus lagi di kota banjarmasin,” ungkap Hj Ananda, saat memberikan sambutan, dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah menegaskan, pihaknya akan terus mengakselerasi upaya pembangunan dan pengembangan sistem pengelolaan air limbah domestik.

Adapun wilayah di sembilan kelurahan yang menjadi sasaran program itu, meliputi Kelurahan Basirih Selatan, Mantuil, Kelayan Barat, Kelayan Selatan, Kelayan Timur, Tanjung Pagar, Pelambuan dan Banua Anyar.

Ditambahkannya, selain pengembangan sistem pengelolaan air limbah domestik (SPALD), program ini juga mencakup pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di Keluarahan Pengambangan melalui Dana DAK dengan total nilai anggaran pembangunan sebesar Rp.12.568.755.000, pada tahun 2025 ini melalui Dana Alokasi khusus (DAK) maupun anggaran pendapatan belanja daerah, dengan pembangunan SPALD terpusat skala permukiman serta sarana penunjang nya secara swakelola berbasis masyarakat.

“Target sanitasi aman 15% di tahun 2019 kami perlu mengambil langkah-langkah pengembangan dan pembangunan sistem pengelolaan air limbah domestik untuk mewujudkan terpenuhinya akses sanitasi tersebut,”tegasnya.

Kegiatan tersebut juga berhadir, Kepala Balai Prasana Permukiman Wilayah Kalsel, Direktur PERUMDA PALD Banjarmasin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kota Banjarmasin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota banjarmasin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, 10 para Kelurahan serta para RT. (silvi/iniberita).