Politeknik Hasnur Wisuda 81 Lulusan, Wagub Minta Tetap Berintegritas di Dunia Kerja

oleh -1942 Dilihat
Teks foto (Istimewa). Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri Wisuda ke-XI Program Ahli Madya Politeknik.

INIBERIT.id, BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri Wisuda ke-XI Program Ahli Madya Politeknik Hasnur tahun akademik 2024/2025 yang digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Sabtu (8/11/2025).

Pada wisuda tahun ini, Politeknik Hasnur meluluskan 81 wisudawan, masing-masing terdiri dari 23 lulusan Teknik Otomotif, 39 lulusan Teknik Informatika, dan 19 lulusan Budidaya Tanaman Perkebunan.

Dalam sambutannya, Wagub Hasnuryadi menegaskan bahwa kompetensi teknis dan kecerdasan memang penting, namun karakter dan mentalitas adalah fondasi yang menentukan kualitas seseorang di dunia kerja.

Wagub menekankan tiga hal yang harus dijaga para lulusan, yakni integritas, kemampuan beradaptasi, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Kesuksesan sejatinya bukan diukur dari pencapaian pribadi, tetapi seberapa besar dampak positif yang dapat kita berikan kepada masyarakat,” ujar Wagub Hasnuryadi.

Acara wisuda dibuka oleh Direktur Politeknik Hasnur, Tesdiq Prigel Kaloka, dan turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Dinansyah serta Ketua LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Muhammad Akbar.

Peran Strategis Politeknik Hasnur di Tengah Transformasi Ekonomi Kalsel. Lebih lanjut, Wagub menyampaikan bahwa Politeknik Hasnur memiliki peran vital dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di bidang industri, teknologi, dan kewirausahaan.

Ia menegaskan bahwa arah pembangunan Kalsel kini berada pada fase transformasi ekonomi — dari ketergantungan pada komoditas batu bara dan perkebunan menuju hilirisasi dan industrialisasi. Pemerintah Provinsi Kalsel tengah mendorong tumbuhnya industri pengolahan batu bara, energi terbarukan, serta produk turunan kelapa sawit dan karet.

Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Kalsel terus mengembangkan kawasan industri seperti Kawasan Industri Batulicin dan KEK Mekar Putih. Karena itu, SDM kompeten sangat dibutuhkan untuk menopang sektor-sektor baru tersebut.

“Para lulusan Politeknik Hasnur bukan hanya pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang. Saudara sekalian adalah generasi yang memperkuat daya saing industri Kalimantan Selatan,” tegas Hasnuryadi.

Ketua Umum Yayasan Hasnur Center, Nila Susanti Sulaiman, menegaskan komitmen yayasan untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan agar atmosfer akademik semakin kondusif.

“Kami berkomitmen mengembangkan fasilitas belajar melalui pembangunan dan perluasan gedung baru agar mampu mencetak alumni yang siap bekerja dan mampu bersaing di dunia industri,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Hasnur Tesdiq Prigel melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah mahasiswa. Dalam lima tahun terakhir, jumlah mahasiswa bertambah 20–30 persen per tahun. Pada tahun 2020 jumlah mahasiswa belum mencapai 100 orang, namun kini meningkat hingga 654 mahasiswa aktif.

Ia juga mengungkapkan, sekitar 20 persen lulusan tahun ini telah bekerja, bahkan lima orang di antaranya telah diterima sebelum kelulusan. Hal itu menjadi bukti bahwa kurikulum Politeknik Hasnur selaras dengan kebutuhan industri.

Politeknik Hasnur saat ini membuka pendidikan vokasi pada jenjang D3 (Teknik Informatika, Teknik Otomotif, Budidaya Tanaman Perkebunan) dan jenjang D4 (Bisnis Digital, Manajemen Pemasaran Internasional, Akuntansi Bisnis Digital).

Wisuda tersebut juga menghadirkan orasi ilmiah oleh Prof. Dianta Ginting, Ph.D dari Universitas Mercu Buana dengan tema Technopreneurship  Strengthening Local, Impacting Global. (adv/iniberita)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.