INIBERITA.id, BANJARMASIN – Banjir pasang (rob) yang kembali merendam RT 01 Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, menegaskan bahwa persoalan banjir pesisir kota belum sepenuhnya tertangani. Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan penanganan dilakukan secara terukur, terpadu, dan berkelanjutan, bukan sekadar respons darurat yang berulang.
Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Neli Listriani, bersama Plt Camat Banjarmasin Timur dan Lurah Banua Anyar, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Kamis (15/01/2026) sore. Selain melihat kondisi lapangan, rombongan juga menyalurkan bantuan logistik serta obat-obatan bagi warga yang terdampak banjir rob.
Genangan air akibat pasang laut mencapai setinggi lutut orang dewasa, terutama pada sore hingga malam hari. Dampaknya, tiga rumah warga dan satu bangunan kontrakan terendam, dengan total empat kepala keluarga atau sekitar 15 jiwa harus bertahan dalam kondisi tidak nyaman, bahkan berisiko terhadap kesehatan.
“Kalau hujan dan air pasang datang bersamaan, air bisa setinggi lutut orang dewasa dan surutnya lama,” ungkap seorang warga, menggambarkan banjir rob yang kerap berulang dan belum menemukan solusi permanen.
Hj Neli Listriani menegaskan, kehadiran pemerintah di tengah warga bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga. Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas perangkat daerah agar penanganan banjir tidak bersifat parsial.
Sementara itu, Lurah Banua Anyar, Andhika Dwitama, memaparkan persoalan teknis yang menjadi pemicu lambatnya surut air. “Permukiman di RT 01 ini posisinya lebih rendah dari jalan aspal. Ditambah lagi, diameter drainase kecil sementara volume air cukup besar, sehingga air sulit mengalir dan bertahan lama,” jelasnya.
Ia menambahkan, solusi jangka menengah hingga panjang mutlak diperlukan. “Ke depan, gang perlu ditinggikan melalui pengaspalan atau pengecoran, serta dibangun drainase berupa gorong-gorong agar air bisa cepat mengalir dan tidak menggenang berhari-hari,” ujarnya.
Pemko Banjarmasin menyatakan akan menyiapkan langkah penanganan secara bertahap, mulai dari pembenahan infrastruktur lingkungan hingga peningkatan sistem drainase. Upaya ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk memutus siklus banjir rob yang terus menghantui warga Banua Anyar, sekaligus membangun kawasan permukiman yang lebih aman, sehat, dan tangguh terhadap ancaman pasang laut.(silvi/iniberita).
