Sekitar 80 Persen Warga Kota Masih BAB Sembarangan

oleh -370 Dilihat
Teks foto. Jamban Apung masih ada berdiri di Sungai Martapura.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Sekitar 80 persen warga Kota Banjarmasin, ternyata masih bebas Buang Air Besar (BAB) sembarangan, sehingga kota yang dijuluki kota seribu sungai dinilai kotor.

Untuk upaya menghilangkan kebiasaan warga tersebut, dalam melakukan sembarangan (BABS), Pememerintah Kota(Pemko) Banjarmasin diminta harus serius menangani dan jangan dianggap remeh dalam permasalahan tersebut.

Apalagi, target Pemko Banjarmasin beringinan menjadikan kota sehat, harusnya memiliki standar pola hidup sehat, bahwa warganya tak lagi melakukan BAB sembarangan itu.

Ketua Forum Kota Sehat (FKS) Banjarmasin Faturrahman mengungkapkan, untuk mendapatkan gelar kota sehat, bagi kota seribu sungai memang cukup berat, yakni harus bisa menuntaskan 80 persen, dari kebiasaan warganya buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF), sementara kota ini baru tercapai hampir 30 persen ODF.

“Tantangan bagi besar Kota Banjarmasin untuk jadi kota sehat yang harus 80 persen ODF. Kita harus bercermin pada kota ke Padang, dimana kota itu telah 100 persen ODF atau kota Semarang, “ungkapnya.Rabu (1/11/23).

Baca Juga :   Tradisi Muharam, Warga Komplek PWI Sungai Andai Membuat Bubur Asyura

Menangapi permasalahan itu, Wakil Walikota Banjarmasin H Arifin Noor, memiliki pandangan ujarnya, bahwa dalam mewujudkan kota sehat, perlu kerjasama yang intens, antar masyarakat dan pemerintah, sebab tugas besar menuntaskan ODF di Kota Banjarmasin,terletak masih ada warganya lebih terbiasa BAB sembarangan di WC terapung.

“Akan kita pelan-pelan membangun kesadaran masyarakat, hal ini adalah tugas bersama, baik itu masyarakat, RT, Lurahnya bersatu membangun,” ujarnya.

Arifin mengatakan, dirinya mengapresiasi kerja keras tim FKS untuk capaian kota sehat, baginya kebersihan kota itu adalah hal yang prioritas, bersih dari sampah dan termasuk kebersihan dalam BAB sembarangan.

“Kita berharap warga dapat menghilangkan kebiasaan BAB sembarangan, terutama pada wilayah pinggiran kota dan pinggiran sungai yang masih ada jamban,”katanya. (silvi/iniberita).

No More Posts Available.

No more pages to load.