TPG Tak Kunjung Cair, Guru Honorer PAI Ngadu Ke Wakil Rakyat Banjarmasin

oleh -2515 Dilihat
Teks foto (Istimewa). Dua perwakilan DPW APAI Kalsel menemui Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Mathari.

INIBERITA.id, BANJARMASIN-  Sebanyak 18 guru honorer Pendidikan Agama Islam (PAI), terpaksa mengadu kepada wakil  rakyat DPRD Kota Banjarmasin, dikarenakan tak tahan lagi Tunjangan Profesi Guru (TPG) tak kunjung cair selama lima bulan.

Padahal, TPG ini merupakan sumber penghasilan, bagi guru honorer PAI Kota Banjarmasin, dalam kelangsungan untuk menahan kebutuhan sehari-hari keluarganya.

“Selama 6 bulan 2025 terakhir ini, TPG hanya  satu bulan dibayarkan, setelah itu belum cair hingga sekrang ini,”ungkap Saidah, Bendahara DPW Asosiasi Pendidikan Agama Islam (APAI) Kalimantan Selatan (Kalsel), saat ditemui usai menyampaikan aspirasi ke DPRD Banjarmasin, Selasa (18/6/2025).

Dampak belum terbayarkan TPG itu. Ditegaskan Saidah, khususnya para guru honorer PAI tertekan perekonomiannya, padahal pihaknya dinyatakan lulus sertifikasi, bahkan pihak sekolah tidak lagi diperkenankan untuk menggaji mereka, melalui dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

“Sebelumnya kami masih bisa dapatkan honor sekolah, sekarang tidak bisa, padahal kami benar-benar berharap dari TPG, namun  malah TPG tidak dibayarkan,”tegasnya, sedikit raut wajahnya sedih.

Walaupun demikian ujarnya, para guru ini tetap menjalankan tugasnya mengajar dan tetap datang ke sekolah seperti biasa, kendati tanpa kepastian gajinya dibayarkan.

“Untuk memenuhi dan pertahankan hidup, sekarang ini sudah ada pinjam sana sini, demi tetap mengajar dan datang ke sekolah untuk menjalanan tughas mengajar,”ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin H Mathari mengungkapkan, pihaknya hanya bisa menyarankan, agar organisasi guru honorer langsung menjalin komunikasi, dengan Kemenag Kalsel, sebab permasalahan ini untuk kewenangan dan ranah Kota Banjarmasin.

“Saya saran organisasi APAI semestinya langsung datang ke Kanwil Kemenag Kalsel, sebab pembayaran TPG itu ranah kewenangan di provinsi, bukan Kota Banjarmasin, mudah-mudahan permasalah cepat selesai dan segera ada pencairan setelah ada pemberitaan,”ungkapnya.(benk/iniberita).