TPID HST Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Pangan Jelang Maulid

oleh -262 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai memetakan potensi tekanan harga pangan menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Lonjakan kebutuhan masyarakat menjadi salah satu perhatian utama dalam upaya menjaga stabilitas harga selama momentum keagamaan tersebut.

Pembahasan dilakukan melalui Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) HST di Auditorium Sekretariat Daerah HST, Rabu (12/8/2026).

Bupati HST Samsul Rizal mengatakan, peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Maulid biasanya diikuti naiknya permintaan terhadap sejumlah kebutuhan pokok. Kondisi itu perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi tekanan terhadap harga.

Menurutnya, beras dan komoditas pangan lainnya menjadi bagian yang harus dipastikan ketersediaannya. Selain stok, kelancaran distribusi juga menjadi faktor penting agar pasokan tidak terganggu di tingkat masyarakat.

“Yang perlu kita pastikan adalah stok tetap tersedia, distribusi lancar, dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” kata Samsul Rizal.

Ia meminta TPID tidak hanya bertindak ketika terjadi kenaikan harga, tetapi mampu membaca potensi gangguan pasokan sejak awal. Koordinasi antarinstansi dinilai penting untuk menentukan langkah intervensi jika ditemukan komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga.

Dalam rakor tersebut, Pemkab HST turut membahas skema Kerja Sama Antar Daerah (KAD) sebagai salah satu opsi menjaga pasokan. Selain itu, disiapkan pula kemungkinan pemberian subsidi harga dan subsidi transportasi angkutan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Pemkab juga menyoroti aspek administrasi pengendalian inflasi, mulai dari pencatatan dan pelaporan hingga kelengkapan bukti kinerja. Data tersebut diperlukan untuk memantau efektivitas langkah yang telah dilakukan sekaligus menjadi bahan evaluasi TPID.

Dengan pemetaan kebutuhan dan opsi intervensi sejak awal, Pemkab HST menargetkan peningkatan permintaan menjelang Maulid tidak berujung pada kelangkaan maupun kenaikan harga pangan yang sulit dikendalikan.(s3/iniberita).