Wagub Hasnuryadi Sambut Peserta Rakor Bappeda se-Indonesia di Banjarmasin

oleh -1560 Dilihat
Teks foto. Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman bersama Sekdaprov Muhammad Syarifuddin menyambut peserta Rakor Bappeda se-Indonesia Tahun 2025 pada Gala Dinner di Mahligai Pancasila, Selasa malam (2/12/2025).

Acara yang turut dihadiri Wamendagri Akhmad Wiyagus dan pejabat pusat-daerah ini dibuka dengan Tari Makna Basimpan. Hasnuryadi menyampaikan salam Gubernur Muhidin dan berterima kasih atas kepercayaan Kalsel sebagai tuan rumah.

Ia menyebut Rakor menjadi momentum bagi para perencana daerah untuk memperkuat sinergi pembangunan nasional. “Perencana adalah penyiap masa depan. Kemajuan bangsa lahir dari kerja bersama seluruh daerah,” ujarnya.

Wagub juga memperkenalkan potensi Kalsel, mulai dari Geopark Meratus hingga kuliner khas Banjar, sekaligus mengajak peserta menikmati berbagai destinasi wisata.

Ketua Panitia, Kepala Bappelitbang Sumut Dicky Anugerah, menjelaskan Rakor ini merupakan tindak lanjut pembentukan Forum Bappeda Indonesia. Forum bertujuan menyatukan arah pembangunan daerah agar selaras dengan agenda nasional, termasuk dukungan terhadap Asta Cita dan proyek strategis nasional.

Kepala Bappeda Kalsel, Suprapti Tri Astuti, melaporkan kegiatan diikuti Bappeda dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, serta kementerian/lembaga terkait. Rakor membahas penyelarasan kebijakan, penguatan data pembangunan, hingga strategi pencapaian target Proyek Strategis Nasional 2026.

Baca Juga :   Balap Liar Merajalela di Banjarmasin Selatan, DPRD Dorong Pita Getar dan Pos Pantau

Forum Bappeda Indonesia resmi menetapkan formatur: Dikky Anugrah (Ketua), Dedi Mulyadi (Wakil Ketua), Suprapti Tri Astuti (Sekretaris), dan Yohanes Walilo (Bendahara). Rakor juga menyepakati tahapan menuju Rakernas Pembangunan Indonesia 2026 serta finalisasi AD/ART forum.

Dalam rakor juga disampaikan berbagai materi yakni, soal kebijakan dan mekanisme pelaksanaan program strategis nasional melalui perencanaan pusat dan daerah dalam mendukung Asta Cita disampaikan Dirjen Bina Pembangunan Daerah.

Kemudian, ada materilangkah-langkah Perencanaan Pusat dan Daerah untuk Mencapai Target Pembangunan Nasional Tahun 2026 dalam Menghadapi Tantangan Fiskal yang akan dipaparkan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas.

Materi berikutnya adalah soal Urgensi Data dalam Mendukung Program Strategis Nasional dalam Mendukung Asta Cita, yang akan disampaikan oleh Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.

Terakhir adalah materi mengenai strategi pelaksanaan program strategis nasional Tahun 2026 mencakup Pertumbuhan Ekonomi, 3 Juta Rumah dan Ketahanan Pangan yang disampaikan bersama oleh Perwakilan Kementerian PKPR, Kementerian Pertanian, dan Badan Pusat Statistik. (adv/iniberita).

Baca Juga :   Satgas PPA Banjarmasin Dievaluasi, Pemko Pasang Target Perlindungan Perempuan dan Anak Lebih Nyata di 2026

 

 

 

 

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.