INIBERITA.id, BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda, secara resmi membuka Kejuaraan Wali Kota Cup Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Tahun 2026. Pembukaan berlangsung di SKB Mulawarman, Senin (15/6/2026).
Kejuaraan yang digelar pada 15 hingga 17 Juni 2026 tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial yang akan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Ananda menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing. Menurutnya, melalui olahraga dapat ditanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, serta semangat persatuan.
“Kemenangan memang menjadi tujuan dalam setiap pertandingan. Namun, persaudaraan, sportivitas, dan semangat kebersamaan merupakan nilai yang jauh lebih berharga untuk dibangun melalui olahraga,” tegas Ananda.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengungkapkan bahwa kejuaraan tersebut diikuti lebih dari 36 perguruan pencak silat dari berbagai wilayah di Kota Banjarmasin.
Peserta yang bertanding berasal dari kalangan pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA. Selain menjadi wadah kompetisi, ajang ini juga merupakan bagian dari proses seleksi atlet yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
“Antusiasme peserta sangat tinggi. Mereka datang dengan semangat untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang akan diproyeksikan mengikuti event di tingkat provinsi,” ujar Ibnu.
Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi sarana pengembangan bakat dan mental bertanding para atlet muda, sekaligus menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi bagi Kota Banjarmasin.
“Kami berharap kegiatan ini mampu mengembangkan potensi, bakat, dan semangat para atlet. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam sebuah pertandingan, namun yang terpenting adalah pengalaman, pembinaan karakter, serta kemampuan untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Kota Banjarmasin,” katanya.
Di sisi lain, salah satu peserta dari Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah, Siti Rahmah, mengaku antusias mengikuti kejuaraan tersebut. Ia menyebut ajang Wali Kota Cup Pencak Silat 2026 menjadi pengalaman pertamanya tampil dalam kompetisi resmi.
“Sebelumnya saya belum pernah mengikuti perlombaan seperti ini. Ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti pertandingan pencak silat,” ungkapnya.
Siti berharap keikutsertaannya dalam kejuaraan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk meraih prestasi sekaligus membanggakan diri sendiri, sekolah, dan Kota Banjarmasin.
“Saya ingin memberikan yang terbaik dan semoga bisa mengharumkan nama sekolah serta Kota Banjarmasin,” tutupnya. (silvi/iniberita).





