Warga Pelambuan Keluhkan Tak Kebagian Distribusi Air Bersih

oleh -200 Dilihat
Anggota DPRD Kota Banjarmasin Dapil Banjarmasin Barat melaksanakan reses di Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Warga Pelambuan keluhkan tak kebagian distribusi air bersih, dalam beberapa hari terakhir ini, saat wakil rakyat DPRD Kota Banjarmasin daerah pemilihan  Banjarmasin Barat melaksanakan reses, di Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat. Selasa (28/3/22)

Menurut Sunarto Ketua RT 72 Kelurahan Pelambuan ini,  dihadapan anggota DPRD Banjarmasin menyampaikan gangguan distribusi air bersih yang hanya lancar saat siang hari, sedangkan malam hari distribusi air bersih terkandang tidak mengalir dan pihaknya tak kebagian air bersih.

Padahal, sebulan warganya selaku aktif bayar dan tak pernah menunggak pembayaran rekening air bersih, namun pelayanan PDAM masih tak maksimal.

“Kalo malam meskipun pakai mesin tidak ada airnya. Kami berharap bisa secepatnya diatasi,”ujarnya.

Supervisor Transmisi Distribusi 1 PT Air Minum Bandarmasih H Gunawan menjelaskan, gangguan distribusi air bersih disebabkan manajemen tekanan yang mau tidak mau berdampak,  pada pelanggan di pinggiran atau diujung pipa distribusi seperti warga RT 70,71,72 Kelurahan Pelambuan.

“Empat tahun lalu daerah Pelambuan tekanan bisa maksimal sampai 3,2. Saat ini hanya 2,6 saja, sehingga bagian ujung terganggu, kalau kami paksakan jaringan pipa akan pecah atau jebol,”jelasnya.

Baca Juga :   PAN Sesalkan Langkah Walikota Ibnu Sina Dukung Kenaikan Tarif Air Leding

Ditegaskannya, memang kondisi jaringan pipa yang rata-rata sudah berusia tua, hal ini yang  menjadi persoalan yang saat ini, dihadapi PT Air Minum Bandarmasih.

“Solusinya kami memasang pipa dari Intake Sungai Bilu ke IPA A yani, tetapi dalam  proses dari Jembatan Dewi ke Tower Soetoyo untuk meningkatkan tekanan di Banjarmasi Barat,”tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Banjarmasin Deddy Sophian mengungkapkan, pihaknya berjanji dan akan memperjuangkan anggaran pergantian pipa jaringan yang sudah tua secara bertahap, karena menjadi persoalan utama yang tengah dihadapi PT Air Minum Bandarmasih.

“Memang saaatnya pipa diganti pasti akan kami perjuangkan, kasihan warga di pinggiran tidak bisa terlayani secara maksimal, demi rakyat kami akan perjuangkan anggaran untuk pergantian pipa tersebut,”ungkapnya (ridho/iniberita)