Yamin Turun Malam Awasi Normalisasi Sungai Gatot, Target Rampung Dua Pekan

oleh -1495 Dilihat
Teks foto (Istimewa) Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR bersama Kadis PUPR tinjau pengerukan.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR, turun langsung meninjau proses pengerukan atau normalisasi Sungai Gatot Subroto di kawasan Perumahan Perwira Menengah TNI AD, Rabu (14/1/2026) malam.

Peninjauan malam hari ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mempercepat penanganan persoalan banjir dan pendangkalan sungai.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, serta Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR, Syafiq Huwaida.

HM Yamin HR menjelaskan, normalisasi Sungai Gatot Subroto dilakukan sepanjang ±400 meter, masing-masing 200 meter di sisi kiri dan kanan sungai, dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar dua pekan.

“Pengerjaan dilakukan bertahap. Satu minggu di sisi kiri dan satu minggu di sisi kanan. Targetnya, seluruh pengerukan dapat diselesaikan dalam waktu setengah bulan,” tegas Yamin.

Ia menambahkan, normalisasi sungai menjadi langkah strategis untuk mengembalikan fungsi aliran air, terutama di kawasan permukiman yang rawan genangan saat curah hujan tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menyebut Sungai Gatot Subroto menjadi salah satu prioritas utama karena memiliki lebar sungai yang memadai untuk pengoperasian alat berat berkapasitas besar.

“Lebar sungai memungkinkan manuver alat berat secara optimal. Kami menggunakan excavator BC 200 yang jangkauannya lebih besar dibandingkan alat kecil, sehingga pengerukan bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Meski demikian, Suri mengakui proses normalisasi menghadapi tantangan, terutama keberadaan anak-anak sungai kecil di sekitar lokasi.

“Tidak semua anak sungai bisa dimasuki alat berat. Solusinya, kami siapkan titik penampungan di lokasi yang cukup luas agar aliran anak sungai tetap tertampung dan terhubung ke Sungai Gatot,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Syafiq Huwaida, mengungkapkan pihaknya saat ini mengoperasikan tiga unit alat berat yang dikerahkan secara bergilir ke sejumlah titik prioritas di Kota Banjarmasin.

“Dua unit alat berat berban karet sebelumnya bekerja di Sungai HKSN depan Kantor Kecamatan Banjarmasin Utara dan Sungai Miai di Jalan Pondok Kelapa. Saat ini, pengerjaan juga berlangsung di kawasan Belitung. Pola kerja kami berputar ke lokasi-lokasi prioritas yang memungkinkan alat berat masuk,” pungkas Syafiq.

Dengan percepatan normalisasi ini, Pemkot Banjarmasin berharap kapasitas sungai kembali optimal dan risiko banjir di wilayah padat penduduk dapat ditekan secara signifikan.(silvi/iniberita).