Dua Mantan Kadisdik Banjarmasin Pilih Bungkam Soal Dugaan Korupsi, Totok dan Nuryadi Hindari Jawaban di Paripurna

oleh -1775 Dilihat
Teks foto, Dua mantan Kadisidik Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto dan Nuryadi.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Dua mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto dan Nuryadi, memilih bungkam ketika dicecar wartawan mengenai dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin yang kini ditangani Kejaksaan Negeri Banjarmasin.

Keduanya hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin pada Senin (24/11/2025). Namun begitu keluar dari ruang rapat, para awak media langsung meminta tanggapan, terkait perkembangan penyidikan dugaan korupsi yang disebut-sebut menyeret sejumlah pihak di internal Disdik.

Alih-alih menjawab, Totok hanya memberikan komentar singkat. “No comment,” ujarnya sembari terus berjalan cepat meninggalkan kerumunan jurnalis. Sikap serupa ditunjukkan Nuryadi yang memilih diam dan menghindari berbagai pertanyaan yang diarahkan kepadanya.

Sikap bungkam kedua mantan pejabat tersebut justru memantik berbagai spekulasi di publik, terlebih setelah Kejaksaan Negeri Banjarmasin memberikan sinyal adanya temuan awal yang mengarah pada penyalahgunaan anggaran di Dinas Pendidikan.

Hingga saat ini, Kejari Banjarmasin masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan sejumlah saksi untuk memastikan konstruksi dugaan tindak pidana korupsi tersebut. Publik pun terus menanti transparansi dan perkembangan resmi dari penegak hukum.

Sementara itu, sikap diam Totok dan Nuryadi saat dikonfirmasi awak media menambah sorotan terhadap kasus yang mulai menarik perhatian masyarakat Banjarmasin. Apalagi keduanya pernah memegang peran strategis sebagai pucuk pimpinan di Disdik pada masa pemerintahan Wali Kota H Ibnu Sina.

Kasus ini diperkirakan akan menjadi salah satu isu besar yang memengaruhi kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran pendidikan di Kota Banjarmasin.(benk/iniberita).