132 KK Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Desak Normalisasi Sungai Lulut Lintas Wilayah

oleh -1392 Dilihat
Teks foto (Istimewa) Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR tinjau lokasi banjir dan desak Normalisasi Sungai Lulut Lintas Wilayah.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Banjir kembali merendam permukiman warga di Kelurahan Sungai Lulut, RT 08 RW 01, Kecamatan Banjarmasin Timur. Sedikitnya 132 kepala keluarga (KK) terdampak akibat luapan air yang kerap terjadi setiap tahun. Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR turun langsung meninjau lokasi terdampak, Sabtu (3/1/2026), sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Neli Listriani. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan penanganan banjir berjalan optimal di lapangan.

Wali Kota H M Yamin HR menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami warga Sungai Lulut. Ia menegaskan, penanganan banjir di kawasan tersebut tidak dapat dilakukan secara parsial karena Sungai Lulut berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Banjar.

“Normalisasi sungai harus dilakukan secara menyeluruh dan lintas wilayah. Tanpa kolaborasi, persoalan banjir ini akan terus berulang,” tegasnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin, lanjut Yamin, telah dan terus melakukan koordinasi intensif dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong percepatan penanganan dari pemerintah pusat, mengingat Sungai Lulut merupakan kewenangan nasional dan menjadi sumber utama banjir tahunan yang merugikan ratusan warga.

Sebagai bentuk dukungan konkret, BWS Kalimantan III Banjarmasin turut menyerahkan dua unit perahu evakuasi. Perahu tersebut disiapkan untuk membantu proses evakuasi dan meningkatkan keselamatan warga saat debit air sungai kembali naik.

Selain menekankan peran pemerintah, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya sungai.

“Upaya penanggulangan banjir tidak akan berhasil tanpa kesadaran bersama. Sungai harus dijaga dan dirawat, karena ini menyangkut keselamatan kita semua,” pungkasnya.(silvi/iniberita).