“Super Flu” Bukan Virus Baru, Dinkes Kalsel Tegaskan Hanya Influenza Musiman

oleh -1327 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Dinkes Kalsel) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada menyikapi maraknya informasi mengenai istilah super flu yang belakangan beredar luas.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, menegaskan bahwa istilah super flu bukanlah nama resmi virus baru. Istilah tersebut hanyalah sebutan media untuk virus Influenza A (H3N2 subclade K) yang hingga kini masih dikategorikan sebagai influenza musiman.

“Perlu kami tegaskan kepada masyarakat, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa virus ini lebih berbahaya atau lebih mematikan dibandingkan flu biasa,” ujar Diauddin.

Ia menjelaskan, keberadaan virus Influenza A (H3N2) tersebut terdeteksi melalui kegiatan surveilans rutin penyakit pernapasan yang secara berkala dilakukan pemerintah sebagai bagian dari sistem kewaspadaan dini.

“Surveilans ini bertujuan memantau peredaran virus di masyarakat serta memastikan kesiapsiagaan sistem kesehatan dalam menghadapi potensi penyakit menular,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, Diauddin menyebutkan bahwa sebagian besar kasus yang ditemukan menunjukkan gejala ringan hingga sedang dan dapat sembuh dengan penanganan medis standar. Hingga saat ini, kondisi sistem layanan kesehatan di Kalimantan Selatan juga dinyatakan siaga dan terkendali.

Meski demikian, Dinkes Kalsel tetap mengingatkan kelompok masyarakat tertentu untuk meningkatkan kewaspadaan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta individu dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menggunakan masker saat mengalami flu atau batuk, rutin mencuci tangan, serta menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat yang cukup.

“Jika gejala flu dirasakan semakin berat atau tidak membaik, masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” tegas Diauddin.

Selain itu, vaksinasi influenza tetap dianjurkan untuk menurunkan risiko keparahan penyakit, khususnya bagi kelompok rentan.

Dinkes Kalsel pun mengingatkan masyarakat agar tidak panik dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu merujuk pada informasi resmi dari pemerintah dan otoritas kesehatan. (adv/iniberita)