Wagub Hasnuryadi Khusyuk di Haul ke-6 Abah Guru Zuhdi, Ribuan Jamaah Padati Kawasan Sungai Jingah

oleh -1407 Dilihat
Teks foto. Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Hasnuryadi Sulaiman.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Hasnuryadi Sulaiman tampak khusyuk mengikuti rangkaian peringatan haul ke-6 almarhum KH Zuhdiannor atau Abah Guru Zuhdi, Sabtu (14/2/2026) malam. Kegiatan religius tersebut dipusatkan di kawasan kubah belakang Masjid Jami Sungai Jingah, dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dan sekitarnya.

Peringatan haul diawali dengan pelaksanaan shalat Magrib berjamaah dan dipimpin oleh adik kandung almarhum, KH Muhammad As’ad atau Guru As’ad. Sejumlah habib, ulama, tokoh masyarakat, serta lautan jamaah memadati lokasi, menciptakan suasana penuh khidmat dan kekhusyukan.

Almarhum KH Zuhdiannor wafat pada 2 Mei 2020, bertepatan dengan 9 Ramadan 1441 Hijriah. Tahun ini, pelaksanaan haul sengaja dimajukan sebelum memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah, agar jamaah dapat lebih leluasa menghadirinya.

Semasa hidupnya, Abah Guru Zuhdi dikenal sebagai ulama kharismatik yang rutin mengisi pengajian di berbagai masjid besar di Banjarmasin, seperti Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Masjid Harun Aliyah, Masjid Ar-Raudhah, serta Masjid Jami Sungai Jingah. Ceramah-ceramahnya yang menyejukkan dan penuh hikmah menjadikan beliau sosok yang dicintai masyarakat, tidak hanya di Kalsel tetapi juga dari luar daerah.

Sebelum pelaksanaan haul, Wagub Hasnuryadi menyampaikan imbauan kepada para jamaah agar momentum haul tidak hanya menjadi ajang mendoakan ulama yang telah wafat, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat persatuan umat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kami berharap seluruh jamaah dapat menjaga keselamatan, kesehatan, serta ketertiban selama kegiatan berlangsung, mengingat jumlah jamaah yang sangat banyak,” ujarnya.

Prosesi haul diawali dengan pembacaan syair manaqib yang mengisahkan riwayat hidup, akhlak, serta karamah Abah Guru Zuhdi. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pelantunan Shalawat Fatih, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, serta doa bersama yang ditujukan untuk almarhum.

Kehadiran Wagub Hasnuryadi dalam haul ini bukanlah yang pertama. Pada peringatan haul ke-5 tahun lalu, ia juga turut hadir dan bahkan menyempatkan diri datang menggunakan speed boat demi mengikuti rangkaian kegiatan. Konsistensinya menghadiri haul tersebut menjadi wujud penghormatan sekaligus dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang telah menjadi tradisi spiritual masyarakat Banua.(adv/iniberita).