PKB Kalsel Geber Konsolidasi, DPC Se-Kalsel Terima SK dan Bersiap Benahi Struktur hingga Ranting

oleh -571 Dilihat
Teks foto. DPW PKB Kalimantan Selatan i menggeber konsolidasi organisasi. dan Momentum Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28.

INIBERITA.id, BANJARBARU – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Selatan mulai menggeber konsolidasi organisasi. Momentum Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28, Sabtu (8/8/2026), dimanfaatkan untuk menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Kalsel.

Penyerahan SK tersebut menjadi langkah awal bagi jajaran pengurus baru untuk memperkuat konsolidasi sekaligus membenahi struktur organisasi hingga tingkat ranting.

Sebelumnya, para ketua DPC terpilih telah dikukuhkan Ketua Umum DPP PKB di Jakarta pada 23 Juli 2026. Setelah itu, penyusunan struktur kepengurusan dilakukan melalui tim formatur yang melibatkan unsur DPW, ketua terpilih, dan sekretaris terpilih.

Sekretaris DPW PKB Kalsel, Hilyah Aulia, mengatakan seluruh DPC kini telah menerima SK kepengurusan. Namun, sejumlah posisi masih perlu dilengkapi, termasuk struktur organisasi di tingkat ranting.

“Alhamdulillah, hari ini seluruh DPC menerima SK. Ini menjadi langkah awal untuk pembenahan struktur kepengurusan. Masih ada beberapa posisi yang harus dilengkapi, termasuk sampai ke tingkat ranting,” ujar Hilyah kepada wartawan.

Menurutnya, setelah menerima SK, seluruh jajaran DPC diminta segera bergerak melakukan konsolidasi internal dan memperkuat mesin organisasi di masing-masing daerah.

Hilyah menegaskan, penataan struktur bukan sekadar melengkapi susunan kepengurusan, tetapi menjadi bagian dari strategi PKB untuk menyiapkan kader yang solid dan militan dalam jangka panjang.

PKB Kalsel juga akan melakukan penyesuaian terhadap sejumlah kepengurusan yang dinilai belum memenuhi ketentuan organisasi, termasuk terkait batas usia kader yang menduduki posisi tertentu.

Berdasarkan aturan baru DPP PKB, sejumlah posisi kepengurusan diprioritaskan bagi kader berusia di bawah 35 tahun. Pengurus yang belum memenuhi ketentuan tersebut akan dilakukan penyesuaian atau pergantian.

“Harapannya, dengan penataan seperti ini, lima sampai sepuluh tahun ke depan kita sudah mempunyai kader-kader yang militan karena struktur organisasi terus berjalan,” pungkasnya. (benk/iniberita).