INIBERITA.id, BARABAI – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tidak hanya menjadi ajang perayaan. Pemerintah daerah mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua dan seluruh elemen masyarakat dalam melindungi anak dari kekerasan hingga pengaruh negatif dunia digital.
Pesan tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah HST Ainur Rafiq saat mewakili Bupati HST Samsul Rizal dalam peringatan HAN ke-42 di Balai Rakyat Kabupaten HST, Rabu (12/8/2026).
Ainur mengatakan pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama. Anak memiliki hak untuk belajar, bermain, menyampaikan pendapat, sekaligus mendapatkan perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan perkawinan usia dini.
“Pemenuhan hak-hak anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga orang tua, keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha dan media,” ujarnya.
Menurut Ainur, Pemkab HST terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat agar setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensinya.
Di sisi lain, perkembangan teknologi digital dinilai membawa tantangan baru bagi anak. Ainur meminta orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga hadir dalam keseharian mereka.
Ia mengajak orang tua membangun komunikasi yang hangat sekaligus mendampingi anak ketika menggunakan perangkat dan media digital.
“Orang tua harus lebih hadir dalam kehidupan anak dan mendampingi penggunaan media digital agar anak terhindar dari pengaruh negatif,” katanya.
Selain risiko di ruang digital, Ainur turut mengingatkan dampak judi online terhadap ketahanan keluarga. Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya berpotensi mengganggu kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga dapat berdampak pada keberlangsungan pendidikan dan masa depan anak.
Karena itu, ia mengajak masyarakat bersama-sama mencegah dan memberantas praktik judi online demi menjaga lingkungan keluarga yang sehat bagi tumbuh kembang anak.
Kepada anak-anak yang hadir, Ainur berpesan agar terus belajar, berani memiliki cita-cita dan mengembangkan kemampuan melalui kegiatan positif.
“Semoga anak-anak HST dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, berakhlak mulia dan mencintai tanah air,” harapnya.
Ainur juga mengapresiasi keberadaan Forum Anak Daerah yang menjadi wadah bagi anak untuk menyampaikan aspirasi sekaligus ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, peringatan HAN seharusnya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat untuk memperkuat komitmen perlindungan dan pemenuhan hak anak.
“Kami berharap kolaborasi seluruh pihak dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung anak-anak HST tumbuh optimal sebagai generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Peringatan HAN ke-42 tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK HST Deni Era Yuliyantie, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah serta instansi terkait. (s3/iniberita).
