Cek Kesehatan KPPS, KPU Harusnya Kerjasama Dengan Dinkes

oleh -126 Dilihat
Teks foto. Sekretaris komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Mathari.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Dengan adanya beberapa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), ditingkat kelurahan dan Rukun Tetangga (RT) masuk rumah sakit, bahkan meninggal dunia di Kota Banjarmasin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) seharusnya ada kerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat, terkait cek kesehatan petugas tersebut.

Sebab, keterangan kesehatan dari Puskesmas maupun ruma sakit, merupakan persyaratan utama bagi petugas KPPS untuk mendaftrakan, artinya persyaratan berbadan sehat bagi petugas KPPS itu, harus benar-benar dicek kesehatannya, jangan abal-abal alias hanya berpedoman surat keterangan berbadan kesehatan saja.

“ Karena berbadan sehat itu merupakan sebuah persyaratan yang harus dilampirkan saat mendaftar sebagai petugas KPPS itu, seharusnya dicek benar-benar dengan bekerjasama dengan Dinkes tersebut,”ungkap sekretaris komis IV DPRD Kota Banjarmasin Mathari, Jumat (1/3/2024).

Politisi PKS ini menegaskan, hal ini tentunya untuk mengurang resiko tinggi yang terjadi dan ini terbukti, beberapa petugas KPPS jatuh sakit, setelah melaksanakan tugas, bahkan ada meninggal dunia, semua itu tentunya akibat kelelahan dalam bertugas.

Disampai itu, untuk menghindari adanya kekeliruan, dalam pembuatan surat keterangan sehat, karena surat keterangan itu, bisa petugas tersebut tidak cek kesehatannya, hanya diberikan surat keterangan sehat saja selesai, ditambah petugas KPU di kelurahan dan di kecamatan kurang kepeduliannya, asal melihat surat keterangan itu cukup dan diterima menjadi anggota KPPS.

Baca Juga :   Sejak SD Irma Dahliana Cintai Atletik, Ahdalena Dari Atlet Futsal Menjadi Pelari

“Sebenarnya untuk pelaksanaan yang sudah dilakukan sudah bagus dan berjalan lancar, namun bisa menjadi perhatian terkait kesehatan para KPPS sampai ada yang sakit dan meninggal dunia. Meski memang ini sudah jalannya, harus menjadi penilaian,” tegasnya.

Anggota DPRD Kota Banjarmasin ini menambahkan, dirinya menyarankan dan berharap, bisa diwujudkan saat pelaksanaan Pilkada nantinya, meski tidak sepadat sebelumnya, namun hal ini bisa jadi tolak ukur dan diuji coba.

“Karena petugas KPPS itu tidak mudah dan mengurai tenaga dan pikiran, disaat melaksanakan tugasnya, sehingga perlu perhatian bagi KPU nantinya,”tambahnya.(benk/iniberita).

No More Posts Available.

No more pages to load.