Dihujani Pertanyaan Warga, Rakoorbang Sungai Andai Dihadiri Lima Wakil Rakyat Banjarmasin

oleh -124 Dilihat
Teks foto. Rakoorbang Sungai Andai dihadiri lima wakil rakyat Kota Banjarmasin.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakoorbang) tingkat Kelurahan Sungai Andai, dihadiri Lima wakil rakyat DPRD Kota Banjarmasin dan perwakilan beberapa dinas atau instansi terkait dan perwakilan Kecamatan Banjarmasin Utara, di hujani pertanyaan warga. Minggu (3/12/23).

Sedangkan anggota DPRD Kota Banjarmasin yang hadir itu yakni, Zainal Hakim dari fraksi PKB, Muhammad Isnaini dari fraksi Gerindra, Sukhrowardi dari fraksi Partai Golkar dan Hendra dari fraksi PKS serta Sarifah Saqinah dari fraksi PAN DPRD Kota Banjarmasin.

Lurah Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara Ahmad Dedi Fernadi mengungkapkan, dilaksanakannya rakoorbang tingkat Kelurahan Sungai Andai tersebut, bertujuan untuk menampung dan menetapkan kegiatan perioritas, sesuai kebutuhan masyarakat yang diperoleh, dari musyawarah perencanaan yang sesuai dengan usulan masyarakat ditingkat bawah.

Selanjutnya, usulan dari warga, RT dan pihak sekolah sudah sebagian ada diakomodir oleh pemerintrah kota, namun masih banyak juga usulan sebelumnya, harus diusulkan kembali pada tahun 2024, kendati demikian tahun 2023 banyak juga sudah terealisasi.

“Kita berharap usulan sebelumnya yang belum terakomodir bisa diangkat kembali menjadi perioritas, sehingga harapan warga bisa terjawab,”ungkapnya.

Baca Juga :   Disambut Antusias Warga, Paman Birin Gelar Operasi Pasar

Anggota DPRD Kota Banjarmasin Zainal Hakim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan, rakoorbang dilaksanakan setiap tahun, dalam rangka untuk menampung usulan dan aspirasi masyarakat, tetapi hampir setiap tahun pula, rata-rata usulan masyarakat tidak belum semuanya terakomodir.

Namun semua permasalahan itu, sudah pihaknya sampaikan juga kepada dinas terkait, semestinya usulan-usulan itu, dari tahun ke tahun tersebut, terdatabase dengan baik, sehingga ada usulan-usulan yang diperioritaskan, dari usulan lama jangan sampai usulan ini tertutupi, oleh usulan yang baru.

“Mudah-mudahan hal ini ada pola dari dinas terkait, sehingga usulan yang tercecer itu, ada formula usulan berdasarkan waktu, dari diusulkan secara perioritas,”jelasnya.

Kemudian, Muhammad Isnaini anggota fraksi Gerindra DPRD Kota Banjarmasin mengatakan, memang setiap tahun banyak usulan warga untuk infrastruktur, baik yang baru maupun lama, sedangkan usulan infrastruktur akan pihaknya sampai kembali, kedinas langsung supaya ini menjadi sebuah kegiatan yang nantinya bisa diperioritaskan dianggaran perubahan atau APBD murni tahun 2025.

Pihaknya berharap kepada dinas terkait, banyak usulan warga sudah puluhan tahun mengharapkan dan pihaknya berusaha mendorong untuk menjadi perioritaskan.

Baca Juga :   Hadiri Puncak HPN 2024, Jokowi Berpesan Agar Pers Tetap Menjadi Pilar Penjaga Demokrasi

“Baik usulan lama maupun usulan warga yang baru, kami akan mengawal terus, agar usulan warga dapat terealisasi, dari sinilah untuk darma bakti kami untuk membantu masyarakat sungai andai,”katanya.

Sukhrowardi anggota fraksi Partai Golkar menegaskan, sebagai wakil rakyat harus serius untuk mengawal usulan dari warga, dengan melalui rakoorbang ini, sesungguhnya apa yang diusulan secara perioritas dari warga, melalui rakoorbang ini pula, pihaknya melihat apakah permintaan atau permohonan warga itu, bisa dipenuhi atau hanya dicatat.

Karena, arahan dari atas ke bawa, tidak menyatakan visi misi daripada walikota sendiri untuk membangun kota ini, misalnya jalan di Banjarmasin itu tidak boleh tidak diaspal, hal ini sudah dihitung sekitar 650 meter persegi, tahap demi tahap harus dituntaskan dan hal ini jangan ada lagi jalan-jalan lain, artinya pihak pemerintah kota tidak terdeteksi, dalam melakukan perhitungan tersebut.

“Akhirnya jalan yang diusulkan warga tidak dilakukan perbaikan sampai kapan pun, dikarenakan ada kesalahan dalam melakukan perhitungan panjang jalan Banjarmasin oleh pemerintah kota sendiri,”tegasnya.(benk/iniberita).

No More Posts Available.

No more pages to load.