INIBERITA.id, BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menjadi rujukan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Banjarmasin dalam memperkuat strategi komunikasi publik dan kehumasan. Melalui audiensi dan diskusi yang digelar di Banjarbaru, Kamis (16/7/2026), kedua instansi membahas tata kelola penyusunan hingga penyebarluasan informasi publik yang efektif.
Rombongan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin diterima langsung Kepala Diskominfo Kalsel Muhamad Muslim, didampingi Kepala Seksi Pengelolaan Opini Publik Chairun Ni’mah, Kepala Seksi Kemitraan Komunikasi Publik dan Hubungan Media Erlinda Puspita Ningrum, serta Kepala Seksi Sumber Daya Komunikasi Publik dan Kehumasan Agustini Qamariah.
Dalam pertemuan tersebut, Diskominfo Kalsel memaparkan pengalaman mengelola komunikasi publik, mulai dari tahap perencanaan, produksi konten, hingga distribusi informasi kepada masyarakat melalui berbagai platform.
Kepala Diskominfo Kalsel Muhamad Muslim mengatakan, komunikasi publik yang baik tidak hanya menghasilkan informasi yang cepat, tetapi juga akurat, mudah dipahami, dan mampu menjangkau masyarakat secara luas.
“Banyak hal yang kami bagikan terkait komunikasi publik, khususnya kehumasan. Teman-teman dari Poltekkes ingin mengetahui bagaimana sebuah informasi dirancang, dikemas, hingga disebarluaskan dengan perencanaan yang matang,” ujar Muslim.
Menurutnya, kemampuan komunikasi publik menjadi kompetensi penting bagi institusi pendidikan kesehatan. Selain mencetak tenaga kesehatan profesional, perguruan tinggi juga harus mampu membangun budaya komunikasi yang efektif agar informasi mengenai layanan kesehatan dapat diterima masyarakat dengan benar.
“Tenaga kesehatan nantinya akan berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kemampuan menyampaikan informasi pelayanan kesehatan secara tepat dan mudah dipahami menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.
Tak hanya berdiskusi, rombongan Poltekkes juga diajak melihat secara langsung proses produksi informasi di LPPL Radio Abdi Persada serta Studio Podcast Bidang Komunikasi Publik Diskominfo Kalsel. Kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai proses pengelolaan berita, produksi konten digital, hingga strategi diseminasi informasi kepada masyarakat.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Mars Khendra Kusfriyadi, mengapresiasi keterbukaan Diskominfo Kalsel dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik di bidang komunikasi publik.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman yang sangat bermanfaat. Ini menjadi bekal penting bagi kami dalam mengembangkan sistem komunikasi dan layanan informasi di lingkungan Poltekkes,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil audiensi tersebut akan menjadi dasar penguatan pusat informasi di Poltekkes Kemenkes Banjarmasin sekaligus menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa agar memiliki kemampuan komunikasi yang baik saat terjun memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kunjungan ini, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin diharapkan mampu mengimplementasikan strategi komunikasi publik yang lebih efektif, adaptif, dan profesional sehingga informasi layanan kesehatan dapat tersampaikan secara lebih luas, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat. (adv/iniberita)
