Sambo Wali Kota Cup Digelar, Pemko Banjarmasin Bidik Atlet Tembus Nasional hingga Internasional

oleh -482 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong pengembangan olahraga prestasi di Kota Seribu Sungai. Bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, Pemko Banjarmasin menggelar Kejuaraan Cabang Olahraga (Cabor) Sambo Wali Kota Cup 2026.

Kejuaraan tersebut berlangsung di Richamp, Jalan Pulau Laut, Banjarmasin, Jumat (21/8/2026).

Ajang ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin.
Kompetisi yang berlangsung selama dua hari, 21–22 Agustus 2026, tersebut diikuti sekitar 60 peserta.

Kejuaraan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengukur kemampuan atlet Sambo sekaligus mencari bibit-bibit potensial yang dapat membawa nama Kota Banjarmasin ke level yang lebih tinggi.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengapresiasi pelaksanaan Sambo Wali Kota Cup 2026. Menurutnya, kejuaraan seperti ini penting sebagai wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, mental bertanding, sekaligus mengejar prestasi.

Ia berharap dari kompetisi tersebut lahir atlet-atlet Sambo potensial yang mampu mengharumkan nama Kota Banjarmasin, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga pada kejuaraan nasional hingga internasional.

“Tentu saya berharap dengan adanya ajang ini, seluruh atlet bisa membawa nama harum Kota Banjarmasin, baik di ajang nasional maupun internasional,” harap Tezar.

Menurutnya, Pemko Banjarmasin juga memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet melalui program pelatihan dan dukungan terhadap pengembangan olahraga prestasi.

“Kami salurkan melalui KONI untuk pembinaan dan sebagainya. Kami berharap ke depannya para atlet Sambo bisa menorehkan prestasi yang luar biasa bagi Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Tezar menegaskan, pembinaan atlet tidak boleh berhenti hanya pada saat pelaksanaan kejuaraan.

Menurutnya, dibutuhkan proses panjang dan berkelanjutan agar atlet mampu berkembang secara maksimal dan memiliki daya saing ketika tampil pada kompetisi yang lebih tinggi.

Sementara itu, Ketua Sambo Kota Banjarmasin, Ricky Fajar Adip Putra, mengatakan Sambo Wali Kota Cup 2026 menjadi salah satu tolok ukur dalam melihat kapasitas pembinaan serta perkembangan prestasi atlet Sambo di Kota Banjarmasin.

Menurut Ricky, keberadaan kompetisi secara rutin sangat dibutuhkan agar para atlet memiliki kesempatan untuk terus mengasah kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding.

“Saya berharap kompetisi ini tidak hanya diadakan saat Hari Jadi Kota Banjarmasin saja, tetapi harus berkesinambungan. Minimal kompetisi ini bisa berlangsung selama 100 hari,” jelasnya.

Ia menjelaskan, peserta dalam kejuaraan tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari 6 hingga 15 tahun. Rentang usia tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembibitan atlet Sambo sejak dini.

Untuk memperluas pengenalan olahraga Sambo, pihaknya juga berencana melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah di Kota Banjarmasin.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkenalkan Sambo kepada lebih banyak pelajar sekaligus membuka peluang munculnya bibit-bibit atlet baru yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi atlet berprestasi.

“Nanti akan ada program kerja bersama Ketua Umum Provinsi. Beliau akan menggagas program ini bersama Dinas Pendidikan untuk masuk ke sekolah-sekolah dalam rangka sosialisasi, agar siswa-siswi lainnya mengenal olahraga Sambo,” pungkasnya.

Dengan digelarnya Sambo Wali Kota Cup 2026, pembinaan olahraga Sambo di Banjarmasin diharapkan tidak berhenti pada seremoni kejuaraan. Keberlanjutan kompetisi, pembinaan usia dini, serta dukungan pemerintah dan organisasi olahraga menjadi kunci untuk melahirkan atlet yang mampu mengangkat nama Banjarmasin di panggung nasional bahkan internasional.(silvi/iniberita)