332 Jemaah HST Ikuti Manasik Haji 1447 H, Persiapan Dimatangkan Sesuai Regulasi Terbaru Pemerintah

oleh -1561 Dilihat
Teks foto. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda HST Ainur Rafiq, saat membacakan sambutan Bupati HST.

INIBERITA.id, BARABAI – Kegiatan bimbingan manasik haji reguler Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Tahun 1447 H/2026 M resmi dibuka, Rabu (11/2/2026) pagi, di Masjid Az Zikra Arifin Ilham, Desa Mandingin, Kecamatan Barabai. Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam mempersiapkan para calon jemaah agar mampu melaksanakan ibadah haji sesuai tuntunan syariat sekaligus mengikuti ketentuan terbaru pemerintah.

Pembukaan manasik dilakukan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda HST, Ainur Rafiq. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi sekaligus rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para calon tamu Allah.

“Bapak dan Ibu sekalian adalah orang-orang pilihan yang telah menunggu dengan sabar. Kesempatan berhaji ini adalah karunia besar dari Allah SWT yang harus disambut dengan persiapan matang,” ujarnya.

Ia menegaskan, kesiapan tidak hanya menyangkut pemahaman tata cara ibadah, tetapi juga kesiapan fisik, mental, serta akhlak agar para jemaah mampu meraih predikat haji mabrur.

Pelaksanaan manasik tahun ini mengacu pada sejumlah regulasi terbaru, di antaranya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah serta Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah.

Baca Juga :   HST Terbanyak Terima Revitalisasi Sekolah di Kalsel, Kadisdik Tegaskan Dampaknya Nyata hingga Gerakkan Ekonomi Lokal

Kepala Seksi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama HST, Khairussalim, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan berpedoman pada regulasi Kementerian Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2025 serta keputusan Dirjen Bina Haji dan Umrah tahun ini.

“Selain mengikuti aturan nasional, pelaksanaan juga disesuaikan dengan kondisi lokal agar berjalan efektif dan memberikan pemahaman maksimal kepada jemaah,” jelasnya.

Sebanyak 332 jemaah mengikuti manasik tahun ini, terdiri dari 142 laki-laki dan 190 perempuan. Frekuensi manasik mengalami penyesuaian dari sebelumnya 10 kali pertemuan menjadi 5 kali, yakni satu kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan. Meski demikian, di HST telah dilaksanakan 18 kali bimbingan mandiri yang difasilitasi sejumlah lembaga seperti Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Para jemaah berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, dengan mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga, karyawan swasta, serta petani dan nelayan.

Bimbingan tingkat kecamatan dibagi dalam tiga zona. Zona 1 dilaksanakan di Masjid Az Zikra untuk Kecamatan Barabai. Zona 2 digelar di Masjid At-Taubah Pantai Hambawang yang meliputi empat kecamatan di wilayah Labuan Amas dan sekitarnya. Sementara Zona 3 dilaksanakan di Masjid Mubarak untuk enam kecamatan di wilayah Batang Alai dan sekitarnya.

Baca Juga :   Wabup HST Tekankan Peran Strategis Guru Wali, Bukan Sekadar Akademik tapi Penjaga Karakter Siswa

Materi yang diberikan meliputi tata cara pelaksanaan ibadah haji, pembinaan kesehatan, hingga adaptasi lingkungan di Tanah Suci. Metode pembelajaran dilakukan melalui ceramah, sesi tanya jawab, serta praktik langsung menggunakan pakaian ihram pada sesi akhir.

Sumber pembiayaan kegiatan berasal dari anggaran Kementerian Agama dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Tahun 2026. Secara nasional, kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 26 April 2026. Jemaah HST tergabung dalam Kloter 14 bersama 21 jemaah dari Kota Banjarmasin. Kloter ini dijadwalkan masuk asrama haji pada 12 Mei 2026 pukul 09.20 WITA dan diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Syamsuddin Noor pada keesokan harinya, dengan estimasi tiba di Jeddah pukul 17.00 waktu setempat.

Pemeriksaan kesehatan tahun ini juga diperketat sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istitha’ah Kesehatan Haji. Calon jemaah yang belum memenuhi persyaratan kesehatan akan ditunda keberangkatannya hingga dinyatakan memenuhi syarat.

Panitia menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Az Zikra dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan. Para jemaah diimbau mengikuti setiap sesi dengan serius dan aktif, serta menjaga kebersamaan selama proses pembekalan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Baca Juga :   Tiga Rumah Ludes Dilalap Api di Tabudarat Hilir, Pemkab HST Bergerak Cepat Salurkan Bantuan

Selain kesiapan fisik dan pemahaman teknis, pembinaan akhlak seperti kesabaran, tawakal, dan sikap toleransi juga menjadi penekanan utama, agar perjalanan ibadah berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh jemaah.(s3/iniberita).

No More Posts Available.

No more pages to load.