Hardiknas dan Otda ke-30, Bupati HST Tekankan Pendidikan Berkarakter dan Inovasi Daerah

oleh -1297 Dilihat
Teks fto. Bupati HST, Samsul Rizal saat menjadi inspektur upacara hari pendidikan nasional.

INIBERITA.id, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tahun 2026 di Lapangan Dwiwarna Barabai, Selasa (5/5/2026).

Bupati HST Samsul Rizal menegaskan, pentingnya menghadirkan pendidikan berkualitas serta memaksimalkan peran otonomi daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa momentum Hardiknas harus menjadi pengingat untuk memperkuat komitmen dalam membangun sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter.

“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai asah, asih, dan asuh perlu terus dihidupkan dalam sistem pendidikan yang humanis. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong transformasi pendidikan melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), yang didukung digitalisasi, peningkatan kompetensi guru, serta pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari praktik perundungan. “Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman agar peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” tegasnya.

Pada momentum peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Bupati menilai otonomi daerah merupakan peluang strategis bagi pemerintah daerah untuk berinovasi dan mengoptimalkan potensi lokal.

“Otonomi daerah memberikan ruang bagi daerah untuk mempercepat pembangunan berbasis potensi dan kearifan lokal,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pelaksanaan otonomi tetap harus selaras dengan kebijakan nasional melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Sejumlah langkah strategis juga didorong, mulai dari integrasi perencanaan pembangunan, reformasi birokrasi, peningkatan kemandirian fiskal, hingga penguatan layanan dasar bagi masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Samsul Rizal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi.

“Dengan semangat kebersamaan, mari kita terus berinovasi, berkolaborasi, dan bekerja nyata demi kemajuan daerah dan Indonesia,” pungkasnya. (s3/iniberita)