INIBERITA.id, BARABAI — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka stunting dengan menggelar Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026 di Aula Bapperida Lantai II, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah, dalam memperkuat percepatan penurunan stunting di Bumi Murakata melalui kolaborasi lintas sektor.
Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi, yang hadir mewakili Bupati HST menegaskan, bahwa persoalan stunting tidak bisa dipandang semata sebagai isu kesehatan. Menurutnya, stunting berkaitan erat dengan masa depan generasi, kualitas sumber daya manusia, hingga daya saing daerah.
“Penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Tidak hanya saat anak sudah mengalami stunting, tetapi dimulai sejak remaja, kesiapan calon ibu, masa kehamilan, hingga pola pengasuhan setelah anak lahir,” tegasnya.

Pra Musrenbang ini juga menjadi forum strategis untuk memaparkan capaian sekaligus merumuskan langkah ke depan agar program penurunan stunting lebih terarah, terukur, dan tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HST Hj Desfi Delfiana Fahmi, hadir sebagai narasumber dan memaparkan strategi penanganan stunting di daerah. Diskusi berlangsung dinamis dengan dipandu
Sekretaris Bapperida HST Arif Rahman Hakim, sebagai moderator.
Mengusung tema “Barakat Mufakat dalam Cegah dan Turunkan Stunting demi Terwujudnya SDM Berdaya Saing serta Perekonomian Daerah yang Inklusif dan Berkesinambungan”, forum ini memperkuat sinergi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, hingga berbagai pemangku kepentingan.
Pemerintah daerah berharap, forum ini tidak hanya menghasilkan perencanaan di atas kertas, tetapi juga melahirkan langkah nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Upaya penurunan stunting pun dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.(s3/iniberita).





