Kinerja Dinilai Mandek, Komisaris PAM Bandarmasih Copot Dua Direktur dan Siapkan Penyegaran Total Manajemen

oleh -1851 Dilihat
Teks foto. Komisaris Utama PT Air Minum (PAM) Bandarmasih Edy Wibowo.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Komisaris Utama PT Air Minum (PAM) Bandarmasih Edy Wibowo menegaskan, bahwa pemberhentian dua direktur perusahaan bukan keputusan mendadak, tetapi langkah tegas setelah evaluasi kinerja yang dianggap tidak menunjukkan kemajuan, berarti dalam tiga triwulan terakhir.

Edy mengungkapkan, direksi sebelumnya telah diberi ruang untuk memperbaiki kinerja, terutama terkait penurunan tingkat kebocoran air dan percepatan penanganan gangguan distribusi. Namun hingga memasuki triwulan ketiga, hasil yang ditunggu tidak kunjung terlihat.

“Kami sudah beri waktu sejak triwulan kedua. Tapi hingga triwulan ketiga belum ada perbaikan signifikan. Artinya, perusahaan perlu penyegaran,” tegas Edy, kepada wartawan ruangan loby kantor  PAM Bandarmasih. Kamis (6/11/2025).

Ia menekankan keputusan tersebut sepenuhnya berdasarkan capaian kinerja, bukan karena faktor personal atau tekanan pihak tertentu.

“Ini murni soal tanggung jawab dan kualitas pelayanan publik. Pelanggan harus mendapatkan pelayanan cepat dan tanggap, itu yang utama,” ujarnya.

Untuk memastikan operasional tetap stabil, Edy memastikan perusahaan segera menunjuk pelaksana harian (Plh) direktur utama dan pengisi sementara jabatan lainnya agar pelayanan tidak terganggu.

“Tidak akan ada kekosongan yang menghambat. Semua tetap berjalan normal,” katanya.

Dalam kurun tiga bulan ke depan, manajemen berencana membuka seleksi direksi baru. Edy menegaskan pihaknya mencari sosok yang memiliki rekam jejak kuat, kemampuan teknis, serta komitmen tinggi untuk melakukan percepatan pembenahan perusahaan.

“Kandidat akan kami lihat dari kemampuan dan rekam jejaknya, terutama dari internal yang senior dan berpengalaman. Bukan sekadar soal jabatan,” ujarnya.

Edy juga menyoroti masalah distribusi air yang kerap dikeluhkan warga, terutama di kawasan Sungai Andai dan Alalak. Ia menargetkan gangguan layanan di wilayah tersebut dapat diselesaikan dalam dua hingga tiga bulan mendatang.

“Ini momentum bagi PAM Bandarmasih untuk benar-benar berbenah. Pelayanan harus lebih baik, merata, dan tidak boleh lagi ada keterlambatan,”ujarnya.(benk/iniberita).