Komisi II Pentingkan Kunker Daripada Atasi Masalah Warga

oleh -76 Dilihat
Foto. Ketua komisi II Awan Subarkah dan anggota komisi II DPRD Kota Banjarmasin Noorlatifah, kompak sebut kunker komisi II sudah terjadwal dan hasil Banmus.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Wakil rakyat yang duduk di Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, ternyata mementingkan Kunjungan Kerja (kunker) keluar daerah, daripada mengatasi masalah keluhan warganya, soal air bersih PDAM.

Padahal, problem kelangkaan air bersih PDAM, pihak legislatif khususnya jajaran Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, sudah mengetahui bahwa masyarakat terus berteriak, mengenai air bersih PDAM tersebut.

Namun, wakil rakyat yang duduk di komisi II DPRD Kota Banjarmasin, lebih mementingkan kunker keluar daerah, daripada menuntaskan permasalahan warga, soal kelangkaan dan macetnya air bersih PDAM tersebut, jadi tepatkah disebut sebagai wakil rakyat.

Selanjutnya, ketika diminta komentar, kenapa Kamis (19/5/22) baru dipanggil pihak PDAM Bandarmasih, tidak dijawalkan dipanggil pada Selasa- Rabu (17-18/5/22). Menurut Ketua komisi II DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah, pada Selasa-Rabu itu sudah dijadwalkan untuk Kunker dan ini hasil rapat Badan Musyarawah (Banmus), sehingga pemanggilan PDAM Bandarmasih itu dipilih Kamis (19/5/22), setelah selesai melakukan kunker.

Walaupun demikian, pihaknya tidak menunggu Selasa atau Rabu, bahkan sudah lakukan aksi langsung, dengan menghubungi PDAM untuk mengatasi di lapangan dan kemarin langsung, pihak PDAM ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan analisis permasalahannya.

Baca Juga :   Harjad Kota Banjarmasin ke-496, DPRD Rapat Paripurna Istimewa Di Calamus Ballroom Hotel Rattan Inn

“Terkait memanggilan PDAM, pihaknya sesuaikan jadwal di kantor, dan yang akan kita bahas, baik perencanaan jangka pendek maupun termasuk perencanaan jangka panjang untuk penanganan permasalahan,” ujar politisi PKS. Minggu (15/5/22).

Senada, dengan anggota komisi II DPRD Kota Banjarmasin Noorlatifah mengungkapkan, bahkan kunker komisi II sudah terjadwal sesuai hasil Banmus, tetapi soal aspirasi sebut kader Partai Golkar ini berdalih, bahwa aspirasi masyarakat itu, kapan pun dan dimana pun tetap koordinasi, seperti biasa dan pada Kamis itu, akan ditindak lanjuti untuk mendengar langsung dari Pihak PDAM.

Tetapi, pihak PDAM juga perlu penanganan segera, terutama wilayah-wilayah yangg terdampak, masalah macet nya air bersih. Jika memang memerlukan waktu untuk penggantian pipa, maka solusi jangka pendek ini. Misalnya, menyupply air bersih dari PDAM, secara manual atau droping, sambil menunggu pergantian pipa untuk jangka Panjang

“Pada Selasa dan Rabu itu pas komisi II kena jadwal kunker keluar daerah yang sudah terjadwal dan ini sesuai mekanisme dan hasil Banmus,”ungkapnya.

Baca Juga :   Habib Banua Laksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Perlu diketahui, belum tuntas problem kelangkaan air bersih di wilayah Tanjung Berkat, Teluk Tiram. Kondisi serupa ternyata juga dirasakan warga Jalan PM Noor, tepatnya Gang Perdamaian dan kawasan Simpang Jagung, Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat.

Parahnya, di daerah tersebut ada enam RT yang terdampak yaitu RT 65, 67, 68, 69, 70, dan 72. Kondisi paceklik air bersih itu, sudah terjadi sebulan lebih dan tak pernah digubris, oleh pihak perusahaan plat merah tersebut, walau sudah berulang kali di laporkan konsumennya. (benk/iniberita).

No More Posts Available.

No more pages to load.