ADVERTORIAL DPRD HST- Reses Bang Jeck di Desa Labunganak, Warga Usulkan Bedah Rumah hingga Perbaikan Jalan

oleh -1761 Dilihat
Teks foto. Anggota DPRD Kabupaten HST saat melaksanakan reses untuk menyerao aspirasi masyarakat.

INIBERITA.id, BARABAI – Puluhan warga yang terdiri dari masyarakat dan perangkat Desa Labunganak, Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), menghadiri kegiatan reses anggota DPRD HST, Erwin Jecky Silalahi, yang akrab disapa Bang Jeck, di Aula Kantor Desa Labunganak. Senin, (15/06/2026).

Reses Tahun 2026 Masa Persidangan III Tahun Sidang Kedua untuk Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Batang Alai Selatan, Batang Alai Utara, Batang Alai Timur dan Limpasu itu berlangsung dalam suasana dialogis. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak di desa mereka.

Dalam pertemuan tersebut, terdapat tiga usulan utama yang menjadi perhatian masyarakat. Yakni program bedah rumah bagi warga kurang mampu, perbaikan ruas Jalan Hapingin–Kurau, serta pemasangan gorong-gorong di RT 06 Desa Labunganak.

Usulan bedah rumah menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak mendapat perhatian warga. Menurut mereka, masih terdapat beberapa rumah yang kondisinya memerlukan bantuan perbaikan agar dapat dihuni dengan lebih aman dan nyaman.

Selain itu, warga juga meminta perhatian terhadap ruas Jalan Hapingin–Kurau yang menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat. Jalan tersebut digunakan warga untuk berbagai keperluan, mulai dari kegiatan ekonomi hingga mobilitas sehari-hari.

Sementara usulan pemasangan gorong-gorong di RT 06 disampaikan untuk mengatasi persoalan drainase yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Warga berharap pembangunan gorong-gorong dapat memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan di lingkungan permukiman.

Dalam kesempatan itu, Bang Jeck mengatakan kegiatan reses merupakan sarana bagi anggota dewan untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.

“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku. Reses seperti ini penting agar kami mengetahui secara langsung apa yang menjadi kebutuhan warga,” ujarnya.

Ia menilai tiga usulan yang disampaikan masyarakat Desa Labunganak merupakan kebutuhan yang menyentuh langsung kepentingan warga, baik dari sisi kesejahteraan maupun pembangunan infrastruktur dasar.

Menurut Bang Jeck, program bedah rumah dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sedangkan perbaikan jalan dan pemasangan gorong-gorong akan mendukung kelancaran aktivitas warga serta meningkatkan kenyamanan lingkungan.

“Kami berharap aspirasi ini dapat menjadi bahan pembahasan dalam program pembangunan daerah ke depan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Warga yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya reses. Selain menyampaikan usulan pembangunan, mereka juga berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan desa.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran pemerintah daerah.

Reses anggota DPRD HST sendiri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk menyerap dan menghimpun aspirasi masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah.

Dengan turun langsung ke desa-desa, anggota dewan diharapkan dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Sementara iu, Ketua DPRD HST H Pahrijani, mengatakan aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses sangat penting sebagai dasar penyusunan program pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pemerintah harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat yang disampaikan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

“Aspirasi masyarakat ini sangat penting untuk didengarkan agar program pembangunan ke depan memang berdasarkan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap usulan yang disampaikan masyarakat juga perlu didukung kelengkapan administrasi yang jelas, seperti proposal, dokumentasi foto, serta dibahas melalui forum musyawarah berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

“Kita komitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat, khususnya berbagai kegiatan maupun pembangunan yang menyentuh masyarakat,” ujar legislator Daerah Pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Pandawan dan Labuan Amas Utara (LAU).

Meski saat ini terdapat kebijakan efisiensi dan pemotongan anggaran di berbagai sektor, Pahrijani menegaskan DPRD HST akan tetap berupaya mengawal berbagai program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan mendesak yang berkaitan dengan kesejahteraan warga dan pembangunan daerah harus tetap menjadi perhatian bersama.

Ditambabkan Sekretaris DPRD HST, Budi Haryanto, menuturkan seluruh anggota DPRD HST saat ini tengah melaksanakan reses di daerah pemilihan masing-masing sebagai bagian dari agenda kerja dewan dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di berbagai desa dan kecamatan dengan melibatkan tokoh masyarakat, aparat desa, serta warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai kebutuhan dan harapan mereka.

Dalam pelaksanaan reses, para legislator mendengarkan langsung beragam persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga upaya penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

“Warga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan usulan dan masukan yang dianggap penting demi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Budi.

Pada reses yang digelar di Aula Kantor Desa Labunganak tersebut, sekitar 30 peserta yang terdiri dari warga dan perangkat desa hadir menyampaikan berbagai aspirasi.

Tiga usulan yang mengemuka yakni program bedah rumah bagi warga kurang mampu, peningkatan ruas Jalan Hapingin–Kurau, serta pemasangan gorong-gorong di RT 06 yang diharapkan dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah mendatang. (s3/iniberita).