INIBERITA.id, BARABAI– Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus menunjukkan komitmennya dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC). Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga mendapatkan layanan kesehatan yang mudah, terjangkau, dan berkualitas tanpa terkendala biaya.
Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Melalui dukungan penuh terhadap program UHC, Pemkab HST berupaya memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara optimal tanpa terbebani biaya pengobatan.
Program UHC di Kabupaten Hulu Sungai Tengah merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten HST, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta berbagai pihak terkait dalam memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat.
Berdasarkan data tahun 2025, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah telah mencapai 99,14 persen, dengan jumlah peserta terdaftar sebanyak 269.800 jiwa. Capaian tersebut menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan kesehatan hampir bagi seluruh warga.
Dengan tingkat kepesertaan yang tinggi tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan lainnya yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kehadiran program UHC pun memberikan rasa aman karena akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi semakin mudah dan terjangkau.
Salah satu warga yang merasakan langsung manfaat program tersebut adalah Muhammad Yakub (40), warga Desa Limpasu, Kecamatan Limpasu. Ia menjalani pengobatan tumor Schwannoma hingga tindakan operasi tanpa harus mengeluarkan biaya berkat kepesertaan JKN melalui skema UHC yang didukung Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Muhammad Yakub mengaku sangat bersyukur dan menyampaikan apresiasi kepada Bupati HST atas hadirnya program yang dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan.
“Program JKN melalui skema UHC ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Saya bisa menjalani pengobatan tanpa harus memikirkan biaya yang besar,” ungkapnya, Minggu (14/6/2026).

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian pengobatan yang dijalaninya ditanggung melalui program JKN, mulai dari pelayanan di puskesmas, pemeriksaan dan perawatan di RSUD H. Damanhuri Barabai, tindakan operasi, hingga layanan ambulans.
“Dengan adanya jaminan kesehatan ini, saya bisa lebih fokus menjalani pengobatan dan proses pemulihan tanpa khawatir memikirkan biaya,” tambahnya.
Kisah Muhammad Yakub menjadi bukti nyata manfaat program UHC yang terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Melalui program tersebut, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat memperoleh akses layanan secara cepat, mudah, dan tanpa kekhawatiran terhadap biaya pengobatan yang kerap menjadi beban keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dr. Desfi Delfiana Fahmi, menegaskan bahwa program UHC merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan.
Menurutnya, kesehatan adalah hak setiap warga negara yang harus mendapatkan perhatian dan perlindungan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah terus berupaya meningkatkan akses sekaligus kualitas pelayanan kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Program UHC tidak hanya memberikan perlindungan pembiayaan kesehatan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan, baik untuk pemeriksaan rutin, pengobatan, maupun upaya pencegahan penyakit,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah tersedia.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, program UHC diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Hulu Sungai Tengah yang sehat, produktif, dan sejahtera.(s3/iniberita).





