INIBERITA.id, JATINANGOR – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal memberikan motivasi dan arahan kepada 36 pejabat eselon II dan III Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang tengah mengikuti Diklat Kepemimpinan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jumat (8/5/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Murakata tersebut menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam mencetak pemimpin birokrasi yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Samsul Rizal menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan kepemimpinan harus dijalani secara serius dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, diklat bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi wadah penting untuk membangun kapasitas kepemimpinan dan kemampuan manajerial para pejabat daerah.
Ia menilai, pejabat yang mengikuti diklat harus mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik.
“Diklat kepemimpinan ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi sarana untuk membentuk karakter kepemimpinan yang disiplin, visioner, dan memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.

Selain itu, Bupati HST juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik Kabupaten Hulu Sungai Tengah selama mengikuti pendidikan di IPDN Jatinangor. Ia meminta momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun jaringan antardaerah.
Tak hanya memberikan arahan, Samsul Rizal juga berdialog langsung dengan para peserta diklat terkait pelaksanaan pendidikan hingga berbagai tantangan yang dihadapi selama mengikuti kegiatan.
Suasana penuh semangat dan antusias tampak dari para peserta yang menyambut positif perhatian dan dukungan langsung dari kepala daerah tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pejabat yang mengikuti Diklat Kepemimpinan mampu meningkatkan kompetensi dan integritas, sekaligus menjadi aparatur yang adaptif menghadapi dinamika pemerintahan dan tuntutan pelayanan masyarakat yang terus berkembang. (s3/iniberita)





