INIBERITA.id, BANJARMASIN — Pelantikan Endani sebagai Direktur Umum baru PD PALD Banjarmasin, langsung disorot tajam oleh DPRD Kota Banjarmasin. Lembaga legislatif menegaskan, pergantian pimpinan tidak boleh sekadar seremonial, melainkan harus diikuti langkah konkret membenahi kinerja perusahaan daerah yang dinilai masih bermasalah.
Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini menegaskan, bahwa pimpinan baru dituntut segera menghadirkan terobosan nyata, termasuk menyusun rencana bisnis jangka pendek dan jangka panjang yang terukur dan realistis.
Menurutnya, kondisi PD PALD saat ini belum menunjukkan performa yang optimal. Berbagai kekurangan dalam pengelolaan, khususnya sektor pengolahan limbah, menjadi pekerjaan rumah besar yang tidak bisa ditunda.
“Kami ingin pimpinan baru benar-benar mampu menjalankan tugas dengan baik dan membawa perubahan signifikan. Pengelolaan limbah ini harus berbasis pada business plan yang jelas dan program yang matang,” tegas Isnaini. Jumat (1/5/2026).
Ia juga menyebut, DPRD melalui komisi terkait akan segera memanggil jajaran direksi untuk melakukan pembahasan mendalam mengenai arah dan strategi pengembangan PD PALD ke depan.
“Kami ingin tahu mau dibawa ke mana PD PALD ini. Sejauh ini kami belum mendapatkan gambaran yang jelas terkait program maupun perencanaan bisnisnya. Ini penting agar kami bisa memberikan dukungan, baik dari sisi regulasi maupun anggaran,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Isnaini mengungkapkan bahwa hingga saat ini PD PALD belum memperoleh tambahan penyertaan modal dari pemerintah daerah. Hal itu disebabkan belum adanya presentasi yang meyakinkan terkait rencana bisnis perusahaan.
“Tanpa perencanaan yang jelas, tentu sulit bagi kami untuk menyetujui penambahan modal. Semua harus berbasis pada perhitungan dan strategi yang terukur,”ungkapnya.(benk/iniberitas).





