Kalsel Tancap Gas Garap Ekonomi Karbon, Pemprov Gandeng Lintas Sektor Pacu Pertumbuhan dan Buka Peluang Investasi Hijau

oleh -1308 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai strategi utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi karbon yang dinilai memiliki prospek besar sebagai sumber pertumbuhan baru di masa mendatang.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Pemanfaatan Potensi Ekonomi Karbon Daerah yang dipimpin Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Elminsyah Jaya, di Ruang Rapat Besar Lantai 3 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Senin (22/6/2026).

Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan berbagai upaya percepatan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Selain mendorong peningkatan produktivitas sektor unggulan, pertemuan tersebut juga menitikberatkan pada pemanfaatan potensi ekonomi karbon sebagai instrumen baru dalam mendukung pembangunan rendah emisi.

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Elminsyah Jaya, menegaskan bahwa pengembangan ekonomi karbon merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh daerah.

Kalimantan Selatan dinilai memiliki sumber daya alam yang potensial untuk dikembangkan dalam skema ekonomi hijau, termasuk perdagangan karbon, rehabilitasi lahan, pengelolaan hutan berkelanjutan, hingga penguatan sektor energi bersih.

“Sinergi antarperangkat daerah, lembaga keuangan, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk mempercepat realisasi berbagai program pembangunan ekonomi yang berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya dalam rapat koordinasi tersebut.

Melalui forum ini, Pemprov Kalsel berharap dapat menyusun langkah konkret yang mampu memperkuat daya saing daerah, menarik investasi hijau, menciptakan peluang usaha baru, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Pemanfaatan ekonomi karbon juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi daerah sekaligus mendukung target nasional dalam pengendalian perubahan iklim dan pencapaian pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem ekonomi hijau yang inklusif dan berdaya saing, sehingga dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang tangguh di tengah dinamika ekonomi global. (adv/iniberita)