Terima Penghargaan KLA Kategori Madya

oleh -17 Dilihat
Foto.Bupati Balangan Abdul Hadi saat menerima penghargaan KLA tahun 2022 kategori madya yang diserahkan langsung oleh Deputi Pemenuhan Hak Anak, Agustina Erni S di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

INIBERITA.id, BALANGAN- Kabupaten Balangan menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tahun 2022, dengan meraih kategori madya sebelumnya mendapatkan kategori pratama.

“Alhamdulillah tentunya keberhasilan dan kesuksesan yang dicapai ini, merupakan suatu kerja keras dari gugus tugas KLA Balangan,” kata Bupati Balangan Abdul Hadi kepada media di Paringin, Selasa (2/8/22).

Abdul Hadi mengungkapkan, pihaknya juga berjanji akan lebih meningkatkan lagi, seperti indikator lain yang belum terpenuhi yaitu ruang laktasi di areal publik, agar dapat meraih kategori nindya pada tahun berikutnya.

Keberhasilan penghargaan KLA ini untuk semua masyarakat Balangan, ia berharap pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di Balangan, dapat terus ditingkatkan untuk Balangan lebih maju.

“Tidak lupa saya juga mengucapkan terima kasih kepda dinas terkait, FAD, lembaga masyarakat dan dunia usaha yang turut serta menjadikan Balangan kembali menjadi KLA,” ungkapnya.

Penghargaan KLA sendiri diserahkan langsung oleh Deputi Pemenuhan Hak Anak, Agustina Erni S kepada Bupati Balangan di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Baca Juga :   DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Raparda APBD Tahun 2023 Pemkap Balangan

Diketahui, KLA merupakan sistem pembangunan kabupaten/kota yang mengintegrasikan komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program, kegiatan untuk pemenuhan hak-hak anak serta perlindungan anak.

Sementara indikator penilaian KLA meliputi kelembagaan, klaster satu hak sipil dan kebebasan, klaster dua lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster tiga kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster empat pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya serta klaster kelima perlindungan khusus anak, desa dan kecamatan layak anak.(wan/iniberita)

No More Posts Available.

No more pages to load.